Calo Tiket Konser BLACKPINK, G-Dragon dan SEVENTEEN Raup Untung hingga Rp83 M
Ternyata calo tiket konser grup BLACKPINK, G-Dragon dan SEVENTEEN di Korea dapat untung hingga Rp83 miliar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - calo penjualan tiket merupakan orang yang meresahkan di industri hiburan K-Pop, terutama saat konser tiba.
Sebuah operasi penjualan tiket ilegal atau calo skala besar yang menargetkan konser K-Pop papan atas telah terungkap, mengejutkan para penggemar dan pelaku industri.
Menurut laporan yang dimuat di Hidden Eye, kelompok tersebut memperoleh tiket dalam jumlah besar untuk konser artis-artis besar termasuk G-Dragon, BLACKPINK, dan SEVENTEEN .
Mereka kemudian menjual kembali tiket tersebut dengan harga hingga 25 kali lebih tinggi dari harga aslinya, menghasilkan keuntungan sekitar ₩7,1 miliar (sekitar $5 juta lebih USD atau 83 miliar).
Jaringan calo tiket tersebut dilaporkan menggunakan metode terorganisir untuk mendapatkan tiket dalam jumlah besar, kemungkinan dengan memanfaatkan sistem pemesanan online atau menggunakan alat pembelian otomatis.
Setelah diperoleh, tiket tersebut dijual kembali melalui saluran tidak resmi dengan harga yang sangat tinggi, menargetkan penggemar yang putus asa dan ingin menghadiri pertunjukan yang tiketnya sudah habis terjual.
Selama salah satu transaksi, seorang pembeli tiba-tiba mengubah sikapnya, meningkatkan ketegangan di lokasi.
Adegan tersebut, yang ditayangkan sebagai cuplikan, membuat penonton tegang, dengan reaksi para pemeran yang menyoroti keseriusan situasi tersebut.
Penjualan tiket secara ilegal telah lama menjadi masalah yang terus-menerus terjadi di K-Pop, tetapi skala yang terungkap dalam kasus ini menggarisbawahi betapa terorganisir dan menguntungkannya praktik tersebut.
Dengan artis-artis global seperti G-Dragon, BLACKPINK, dan SEVENTEEN yang sangat diminati, tiket seringkali terjual habis dalam hitungan menit, menciptakan lingkungan yang sempurna bagi para penjual kembali untuk mengeksploitasi sistem tersebut.
Bagi para penggemar, praktik calo tiket menyebabkan harga tiket yang sangat mahal, berkurangnya akses ke penjualan resmi, dan meningkatnya risiko penipuan.
Seiring dengan terus meningkatnya permintaan konser K-Pop di seluruh dunia, seruan untuk regulasi yang lebih ketat dan sistem penjualan tiket yang lebih baik semakin menguat.***
Editor : Irma Nurfajri

