Cegah Banjir Bandang, Warga Neglasari Cisarua Sukarela dan Bangga Menjadi 'Pasukan Oranye'

Berkaca pada pengalaman saat terjadinya banjir bandang di Kawasan Puncak selama beberapa tahun terakhir, dimana salah satunya terjadi akibat menumpuknya sampah di Sungai Ciliwung, YM.Cheppi Hamid Suhendi dan rekan - rekannya membentuk komunitas Kelompok Peduli Lingkungan.

Cegah Banjir Bandang, Warga Neglasari Cisarua Sukarela dan Bangga Menjadi 'Pasukan Oranye'
Belasan Warga Neglasari, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sukarela menjadi pasukan oranye dan membersihkan sekitar Kali Ciliwung untuk mencegah penumpukan sampah penyebab banjir. Reza Zurifwan/Inilahkoran

INILAHKORAN, ID - Berkaca pada pengalaman saat terjadinya banjir bandang di Kawasan Puncak selama beberapa tahun terakhir, dimana salah satunya terjadi akibat menumpuknya sampah di Sungai Ciliwung, YM.Cheppi Hamid Suhendi dan rekan - rekannya membentuk komunitas Kelompok peduli lingkungan.

Dimulai dari lingkungannya Kampung Neglasari RT 01 RW 04, Desa Tugu Utara, Cisarua, mereka secara rutin atau setiap akhir pekan melakukan sosialisasi pelarangan pembuangan sampah di Sungai Ciliwung.

Oleh karena bersih - bersih di lingkungan juga menjadi agenda rutin, secara swadaya, mereka menjadi relawan pasukan oranye yang identik dengan petugas pembersih sampah.

Suara gemuruh sapu lidi serta obrolan 'pasukan oranye' di setiap pagi di akhir pekan pun menjadi 'nyanyian' yang indah, layaknya suara burung - burung di pagi hari yang menari - nari diatas pohon.

"Dengan melakukan sosialisasi pelarangan pembuangan sampah ke Sungai Ciliwung, dan aksi bersih - bersih lingkungan setiap pekan, Alhamdulillah, Sungai Ciliwung yang berada di Kampung Neglasari bersih dari sampah," ujar YM.Cheppi Hamid Suhendi kepada wartawan, Rabu, 17 Desember 2025.

YM.Cheppi Hamid Suhendi menuturkan, bahwa anggota Kelompok Peduli Lingkungan tidak mendapatkan honor atas aksi - aksinya.

Mereka juga tidak malu dan bahkan bangga, menjadi 'pasukan oranye', membersihkan lingkungan mereka termasuk Sungai Ciliwung dari sampah.

"Semua aksi kami dilakukan secara sukarela, dan semoga warga lain juga tergugah dan terpanggil untuk bersih - bersih di lingkungannya masing - masing hingga Sungai Ciliwung bisa kembali bersih dari sampah. Karena saya yakin, selain bisa mencegah terjadinya bencana banjir bandang, kebersihan Sungai Ciliwung dan lingkungan, bisa mendorong majunya pariwisata di Kawasan Puncak," tuturnya. 


Editor : Ahmad Sayuti