Cegah Corona, Pasar Kaget Bandung Jangan Beroperasi!
INILAH, Bandung - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengimbau kepada para pedagang pasar kaget tidak menggelar barang dagangannya pada Minggu (22/3) besok.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengimbau kepada para pedagang pasar kaget tidak menggelar barang dagangannya pada Minggu (22/3) besok.
"Mulai Minggu pagi kami akan bekerja sama dengan aparat kewilayahan, tepatnya di pasar kaget atau pasar tumpah di kawasan Monumen Perjuangan (Monju), sekitar Gasibu, Metro dan di Jalan Kali Cidurian. Kami akan memberikan tindakan persuasif kepada para pedagang dan masyarakat untuk tidak berkumpul dan berdagang, " kata Kabid Linmas Satpol PP Kota Bandung Yayan Ruyandi pada Sabtu (21/3).
Menurut dia, tindakan ini masih berkaitan dengan Surat Edaran Wali Kota Bandung Nomor 443/SE. 30–Dinkes. Pada poin 1, yaitu tentang meningkatkan kewaspadaan diri dengan berlaku hidup bersih dan sehat di berbagai tempat, serta menghindari keramaian.
Dia mengaku akan menyiagakan satu regu atau sebanyak 16 petugas untuk bertugas di setiap titik. Bukan hanya Satpol PP, kegiatan ini juga akan melibatkan Linmas kecamatan, kelurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Tak hanya akan melarang para pedagang, Satpol PP juga akan berpatroli untuk menyosialisasikan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus corona.
"Bukan hanya di pasar tumpah saja, jadi kita berpatroli dengan pengeras suara memakai mobil. Apabila ada kerumunan- kerumunan yang tidak penting, lalu kita imbau agar segera membubarkan diri. Bukan berarti warga tidak boleh keluar rumah. Tetapi jika tidak terlalu penting, lebih baik tetap berada di rumah," ucapnya. (yogo triastopo)
Editor : tantan


