BARCELONA menang 3-0 dalam leg kedua babak 16 besar Copa del Rey melawan Levante di Camp Nou, Jumat (18/1) dini hari WIB. Tapi, ada persoalan di balik raihan ini.
Barcelona menyegel satu tempat di perempat final setelah unggul agregat 4-2 melawan Levante. Tapi belakangan, Levante justru memprotes skuat Barcelona di leg pertama.
Ya dalam leg pertama di kandang Levante, Barcelona turun dengan para pemain junior. Dan yang paling diprotes Levante, adalah sosok pemain bernama Chumi yang mengisi pos belakang,
Persoalannya, Chumi sebenarnya tak bisa bertanding karena sudah mengoleksi lima kartu kuning di Divisi Segunda B.
"Ini bukan situasi yang mudah, olahragawan seperti kami ingin menang di lapangan," ujar presiden Levante, Quico Catalan, seperti dikutip FourFourTwo.
"Apapun yang terjadi, Levante akan memberitahu lebih dulu kepada federasi terkait situasi ini besok," sambungnya.
"Bakal ada komplain jika kami tidak lolos. Dan jika kami melakukannya, maka bakal ada laporan kepada federasi untuk menjelaskan duduk perkaranya."
Sementara itu pelatih Barcelona, Ernesto Valverde enggan panik menanggapi situasi ini. Menurut dia, Chumi sah dimainkan.
"Kami tidak pernah ragu soal Chumi. Tidak hanya sebelum, tapi juga setelah, atau selama pertandingan," lugas Valverde.