Dari Pojok Literasi, Dilan Day Hingga Wafer Tango

FENOMENA film Dilan terus menyeruak di Kota Bandung. Film yang mengambil latar cerita di sudut-sudut kota berjuluk Paris Pan Java ini  seakan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga.

Dari Pojok Literasi, Dilan Day Hingga Wafer Tango

Fenomena film Dilan terus menyeruak di Kota Bandung. Film yang mengambil latar cerita di sudut-sudut kota berjuluk Paris Pan Java ini  seakan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga.

Sambutan terhadap film Dilan 1991 ini pula yang mendorong hadirnya pembangunan Taman Dilan sebagai pojok literasi, Dilan's Corner hingga Dilan Day yang digagas Gubernur Jabar, Mochammad Ridwan Kamil.


Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengungkapkan, Pojok Dilan ini nantinya akan dijadikan sebagai taman literasi. Mengingat semangat Dilan semula hadir dalam bentuk novel yang akhirnya dilayarlebarkan. "Hari ini kita memulai sebuah rencana Dilan's corner, saya terima masukan dari pa menteri. Dilan's corner ini adalah ruang publik di sudut taman saparua ini untuk dijadikan taman literasi," ujar Ridwan Kamil.

Dia katakan, nantinya Pojok Dilan akan menjadi sarana masyarakat untuk membahas segala jenis sastra. Termasuk mendiskusikannya, sebagai upaya medorong budaya literasi di Jawa Barat.

Sambutan positif film Dilan 1991 juga disampaikan Wali Kota Bandung, Oded M Danial. Orang nomor satu di Kota Bandung ini bahkan turut menyambangai gelaran Gala Premiere dan nonton bareng film Dilan di Cihampelas Walk, Minggu (24/2).
 
Menurut Oded, sebagai film yang diproduksi dan banyak dibintangi warga Bandung, film ini memberikan inspirasi kepada para insan kreatif untuk terus membuahkan karya. "Kita tentu akan terus mendorong agar produk-produk perfilman dari Bandung terus berkembang. Di antaranya kita buat taman film. Ini juga salah satu upaya kita," katanya.

Film Dilan 1991 ini merupakan film kedua dari seri cerita Dilan. Kisah tersebut diangkat dari novel berjudul sama karya seniman Bandung Pidi Baiq.

Film yang akan mulai tayang 28 Februari di bioskop Tanah Air ini memang mendapat antusias luar biasa. Bahkan dalam gelaran Gala Premiere yang digelar bertepatan dengan pencanangan Dilanday, warga Bandung pun berbondong-bondong ke Cihampelas Walk tempat dilaksanakannya kegiatan.

Antusiasme warga Bandung untuk datang ke Gala Premiere memang bukan tanpa alasan. Disamping dapat melihat langsung para pemain Dilan 1991, warga pun berkesempatan mendapatkan tiket nonton gratis dari sponsor utama.

"Tango sebagai sponsor utama Film  Dilan 1991 sangat mendukung inisiatif yang digagas oleh Kang Emil dan pihak terkait, pada hari ini, mulai dari penetapan Dilan Day hingga peletakan batu pertama pembangunan Taman Dilan. Hal ini sangat positif karena mendukung perkembangan industri kreatif di Indonesia, khususnya bidang perfilman” jelas Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, di sela-sela acara Dilan Day.

Harianus menambahkan, keterlibatan OT melalui Wafer Tango merupakan bentuk dukungan pihaknya terhadap industri kreatif. Karena itu pula, pihaknya all out dalam membantu kemeriahan acara Dilan Day. Terlebih secara segmen, produk yang diusungnya memang selaras dengan membidik kalangan milenial.

"Kami sangat antusias mendukung perhelatan besar hari ini. Sehingga kami secara all out membantu memeriahkan acara hari ini melalui kehadiran ratusan sepeda motor yang telah dilengkapi dengan ornamen atau aksesoris Dilan. Kami mendukung misi Kang Emil untuk menjadikan Bandung sebagai movie maker friendly city," tegas Harianus.

Dia menambahkan, keterlibatan wafer tango sebagai sponsor utama film Dilan 1991 juga menjadikan targetnya untuk menjadikan wafer tango sebagai brand yang membawa kegembiraan, kebahagiaan setiap waktu bagi konsumennya.

Sementara itu, pemeran Dilan yakni Muhammad Iqbal mengaku bangga film Dilan 1991 mendapatkan apresiasi dari Gubenur Ridwan Kamil. Dia berharap pojok Dilan bisa menjadi sarana yang bermanfaat bagi masyarakat."Kita berharap mungkin dengan Dilan's Corner ini selesai dibangun masyarakat Bandung dan milenialnya akan selalu datang ke sini, baca buku, nulis buku dan jadi inspirasi oleh ayah Pidi (Baiq) jadi film dan lain-lain," ujar Iqbal.

Adapun pemeran Milea di film Dilan, Vanesha Prescilla memastikan Pojok Dilan ini akan menjadi tempat yang dia kunjungi apabila menyambangi Kota Kembang. "Ini akan jadi salah satu agenda aku kalau ke bandung. Pasti bakal datang ke sini," pungkasnya.(*)
 


Editor : inilahkoran