Delapan Wisatawan Tergulung Ombak Pantai Selatan Garut, Dua Hilang Enam Selamat

Delapan wisatawan tergulung ombak saat menikmati keindahan perairan pantai selatan Garut, Minggu (16/5/2021). Sebanyak dua orang diantaranya hilang dan hingga kini masih dalam pencarian. Sedangkan enam orang lainnya berhasil diselamatkan.

Delapan Wisatawan Tergulung Ombak Pantai Selatan Garut, Dua Hilang Enam Selamat
istimewa

INILAH, Garut- delapan wisatawan tergulung ombak saat menikmati keindahan perairan pantai selatan Garut, Minggu (16/5/2021). Sebanyak dua orang diantaranya hilang dan hingga kini masih dalam pencarian. Sedangkan enam orang lainnya berhasil diselamatkan.

Kecelakaan laut tersebut terjadi di dua tempat berbeda, yakni di pantai Sayangheulang Desa Mancagahar Kecamatan Pameungpeuk dan pantai Santolo Kecamatan Cikelet. 

Keterangan Kapolsek Pameungpeuk Dedin Permana, kejadian di pantai Sayangheulang terjadi sekitar pukul 07:30 WIB. Berawal ketika empat wisatawan berenang di perairan pantai tersebut. Diduga mereka tak mematuhi adanya larangan berendang di perairan pantai tersebut dan tak mengetahui ada gulungan ombak besar sebab kondisi cuaca ketika itu kurang baik. Ombak besar langsung menyeret mereka ke arah tengah.

Petugas dan warga yang mengetahui peristiwa tersebut berupaya melakukan pertolongan. 

Sayangnya, satu orang di antara mereka langsung menghilang tenggelam di kedalaman perairan pantai yang dikenal berombak besar itu. Sedangkan tiga orang lainnya berhasil diselamatkan.

Korban hilang diketahui bernama Jajang Nurjaman (17) warga Jalan Margawati Kampung Sukanegla RT 02 RW 04 Desa Sukanegla Kecamatan Garut Kota. 

Sedangkan tiga korban selamat yaitu Adam Adiansah (32), Iman Nurjaman (18), dan Farid Nugraha (17). Ketiganya berasal dari kampung yang sama dengan korban tenggelam.

Sedangkan kecelakaan laut di pantai Santolo Desa Pamalayan Kecamatan Cikelet terjadi sekitar pukul 10.27 WIB.

Peristiwa bermula ketika sekitar pukul 8.30 WIB, empat orang sekeluarga berenang di wilayah perairan pantai Santolo betulan Kampung Pulo Santolo, sekitar dermaga. Padahal ketika itu kondisi perairan pantai kurang baik dengan gelombang cukup besar. 

Sekitar pukul 9.30 WIB, gulungan ombak menerjang dan menyeret mereka ke arah tengah perairan pantai. 

Petugas dan warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha melakukan pertolongan. 

Seperti halnya kecelakaan laut di pantai Sayangheulang, pada kejadian di pantai Santolo pun hanya tiga orang berhasil diselamatkan. Satu orang lainnya terus menghilang tenggelam terseret gulungan ombak ke tengah laut, dan hingga kini masih dilakukan pencarian.

Satu korban hilang tenggelam diketahui bernama Reihan Kholik (17) warga Jalan Babakan Ciparay Gang Artha Griya RT 02 RW 11 Kelurahan Kopo Kecamatan Bojongloa Kaler Caringin Kabupaten Bandung.

Sedangkan korban selamat yakni Cecep (24), Krisna (16), dan Rehan (15). Ketiganya beralamat sama dengan korban tenggelam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut TB Agus Sopyan mengatakan, petugas gabungan dibantu warga hingga kini masih terus melakukan pencarian kedua korban laka laut pantai selatan Garut itu.

"Masih dilakukan pencarian. Belum ada tanda-tanda ditemukan," ujarnya, Senin 917/5/2021). (zainulmukhtar)


Editor : JakaPermana