Di Tengah Virus Corona, All England Tetap Digelar

Di tengah penyebaran virus Corona di beberapa negara Eropa, turnamen bulutangkis tertua, All England 2020 akan tetap digelar di Arena Birmingham, 11-15 Maret.

Di Tengah Virus Corona, All England Tetap Digelar
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Birmingham - Di tengah penyebaran virus Corona di beberapa negara Eropa, turnamen bulutangkis tertua, All England 2020 akan tetap digelar di Arena Birmingham, 11-15 Maret.

Saat ini virus Corona sudah masuk ke Inggris. Setidaknya ada 50 kasus terjadi di negeri Ratu Elizabeth tersebut. Sejauh ini, Italia menjadi negara Eropa paling parah dalam jumlah kasus virus Corona.

Beberpa turnamen bulutangkis ditunda, seperti Jerman Open dan Swiss Open karena penyebaran virus Corona. Tapi, penyelenggara memastikan All England akan tetap digelar sesuai jadwal. All England merupakan turnamen super 1000 terakhir yang masuk dalam penghitungan poin untuk Olimpiade 2020.

Asosiasi Bulutangkis Inggris, Badminton England, dalam pernyataannya mengatakan, All England akan tetap digelar sesuai jadwal.

"Badminton England terus memantau situasi terkini terkait virus Corona, tapi berdasarkan pemberitahuan terbaru dari pemerintah, kami akan tetap menggelar All England di Arena Birmingham pada 11-15 Maret," ujar Ketua Eksekutif Badminton England, Adrian Christy, di laman resmi All England.

"Kami juga akan terus menerapkan sejumlah langkah untuk meminimalisasi potensi risiko virus pada pemain, ofisial, relawan, dan penonton yang hadir di All England," katanya.


Editor : Bsafaat