‎Diduga Jadi Korban Begal, MA Terkapar Bersimbah Darah di Tengah Jalan

Seorang pemuda menjadi korban begal di Telukjambe Timur dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Karawang

‎Diduga Jadi Korban Begal, MA Terkapar Bersimbah Darah di Tengah Jalan
MA diduga korban begal belum dapat bicara terkait kronologis kejadian, dan saat ini masih dirawat di RSUD Karawang. (Nila Kusuma/Inilahkoran)

INILAHKORAN.ID - ‎Aksi kejahatan di Karawang masih sering terjadi meski di Bulan Ramadan. Kali ini seorang anak remaja, MA (19) ditemukan terkapar di jalan karena menjadi korban begal. Korban mengalami luka-luka,  sepeda motor, dan telepon genggam raib.

Nia, bibi korban mengatakan, korban saat ini masih dirawat di RSUD Karawang. Korban ditemukan di Jalan Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, pada malam hari dengan kondisi penuh luka.

“Ponakan saya ditemukan di jalan raya dengan kondisi luka-luka. Oleh masyarakat sekitar korban dilarikan ke rumah sakit RSUD. Sampai sekarang masih dalam perawatan dokter dan belum bisa diajak bicara,” kata Dian, Jumat ( 27/2/23).

Menurut Dian, ponakannya mengalami luka di bagian leher depan dan bagian belakang. Korban diduga mengalami luka bacok disekitar leher. 

“Kalau melihat lukanya di bagian leher yang sedang diobati. Saya belum tahu persisnya karena didokter belum mau bicara.” Katanya.

Menurut Dian karena korban masih dalam kondisi lemah dan belum bisa bicara sehingga keluarga belum mengetahui persis apa yang terjadi. Keluarga hanya memastikan korban telah menjadi korban kejahatan karena seluruh barang yang dibawanya seperti motor dan handphone hilang.

Dian mengatakan keluarga berharap pihak kepolisian segera menangani kasus ini dan menangkap pelakunya. Hingga saat ini keluarga belum dihubungi pihak kepolisian terkait kasus ini.

Sementara itu ketika dikonfirmasi Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan polisi sudah menangani perkara dugaan pembegalan. Polisi sudah ke lokasi dan memeriksa saksi - saksi dan mengamankan CCTV untuk pemeriksaan lanjutan.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan sudah mendatangi lokasi dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga mengamankan korban di RSUD untuk ditanyain namun kondisinya belum memungkinkan sampai saat ini masih belum bisa bicara,” kata Cep Wildan.  Nilakusuma


Editor : Ahmad Sayuti