Diduga Terlibat Konflik, Sharul Gunawan 3 Kali Mangkir di Acara Nasdem
Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan yang juga kader partai Nasdem, kembali absen dalam kegiatan yang digelar partainya. Sebelumnya, dua acara yang dihelat oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jabar dan Dewan Pimpanan Daerah (DPD) Kabupaten Bandung pun tak dihadiri oleh Sahrul yang mengawali kariernya sebagai pesinetron itu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH,Bandung- Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan yang juga kader partai Nasdem, kembali absen dalam kegiatan yang digelar partainya. Sebelumnya, dua acara yang dihelat oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jabar dan Dewan Pimpanan Daerah (DPD) Kabupaten Bandung pun tak dihadiri oleh Sahrul yang mengawali kariernya sebagai pesinetron itu.
"Tadi dia juga saya ajak kesini, tapi dia mau menemani anaknya. Ya mungkin sibuk, kan ini hari Minggu, dia single parent jadi harus mengayomi anaknya, biar saya yang mengayomi masyarakat Kabupaten Bandung,” kata Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem DPW Jabar, Rajiv saat menghadiri kegiatan vaksinasi Covid 19 DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung, Minggu (15/8/2021).
Selain tak hadir dalam acara tersebut, dalam spanduk berukuran besar yang terpampang di tempat itu tidak ada poto Sahrul Gunawan. Spanduk itu hanya menampilkan petinggi Partai Nasdem ditambah poto Bupati Bandung Dadang Supriatna. Rajiv berkelakar, jika panitia lupa memuat poto Sahrul Gunawan dalam spanduk tersebut.
“Mungkin lupa mencetak atau kepenuhan karena ada foto saya,” ujarnya.
Disinggung soal isu Sahrul Gunawan yang akan pindah partai, Rajiv membantah, jika itu tidak benar. Katanya, Sahrul Gunawan tetap Nasdem.
“Enggak, Sahrul tetap Nasdem,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung, Agus Yasmin berkilah ketidak hadiran Sahrul Gunawan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Karena sejatinya partai itu tidak boleh bergantung kepada seseorang. Karena memang partai, termasuk Partai Nasdem adalah sebuah sistem yang tidak bergantung pada figur seseorang saja. Apalagi, kata dia, Sahrul Gunawan baru satu tahun terakhir ini saja berada di Kabupaten Bandung.
"Kekuasaan yang bergantung kepada seseorang itu konyol yah. Partai yang bergantung pada seseorang itu salah. Kami punya kader 45 ribu orang yang tercatat dan ber KTA dan tidak serta merta jadi turun karena tidak ada seseorang yah," ujarnya.
Menannggapi hal tersebut, Sahrul Gunawan, menyatakan, saat ini adalah waktunya bekerja, bukan waktunya sekedar 'sindir sampir' atau apapun itu yang sifatnya pribadi. Sudah waktunya mewujudkan harapan masyarakat bukan sekedar popolitikan apalagi 'popolicikan'. Ia pun menegaskan bahwa isu dirinya akan hengkang dari Partai Nasdem itu tidak benar.
"Politik mah momentun, tiap Pilpres, tiap Pileg dan tiap Pilkada. Ayeuna mah gawe, gawe, dan gawe. Boro-boro mikiran pindah partai mikiran kawin deui oge keheulaanan," ujarnya.
Ia sangat berterima kasih sudah mendoakan yang terbaik untuknya, namun yang paling penting baginya saat ini adalah hadir ditengah masyarakat, karena di masa yang serba sulit ini masyarakat pasti ingin pemimpinnya hadir.
"Ya, minimal buat menghibur mereka yang lagi susah nyari makan, yang susah nyari kerja dan susah kemana-mana karena adanya pembatasan," katanya
Sebelumnya, Sahrul juga absen pada acara pembagian makanan siap saji dari Partai Nasdem untuk para tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Soreang. Selain itu, pria yang melejit karier keartisannya melalui sinetron Jin dan Jun itu juga absen saat pembukaan vaksinasi untuk masyarakat di sekertariat DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung di Margahayu. (Dani R Nugraha)
Editor : Bsafaat

