Dinsos Jabar Ambilalih Penanganan Korban Kecelakaan yang Viral Karena Tidak Kunjung Dijemput Keluarga

Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat mengambilalih penanganan korban kecelakaan yang viral, karena tidak kunjung dijemput keluarganya selama satu bulan lebih di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Dinsos Jabar Ambilalih Penanganan Korban Kecelakaan yang Viral Karena Tidak Kunjung Dijemput Keluarga
Foto: Fitri korban kecelakaan viral karena tidak kunjung didatangi keluarga, ketika menjalani perawatan di RSHS. Sumber Foto: X (Twitter)

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat mengambilalih penanganan korban kecelakaan yang viral, karena tidak kunjung dijemput keluarganya selama satu bulan lebih di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Sekretaris Dinas Sosial Jabar Andrie Kustria Wardana mengatakan, saat ini Fitri warga Tambun, Kabupaten Bekasi sedang menjalani pemulihan di rumah singgah, Satpelsos Rumah Singgah Humanis (Rangganis), Jalan Wastukencana, Kota Bandung.

Penempatan Fitri di Rangganis lanjut Andrie, karena dinyatakan sudah diperbolehkan pulang oleh RSHS. Sembari pihaknya bersama Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, menelusuri keluarganya untuk dikembalikan.

"Kemarin sudah disana anaknya. Masuk di Rangganis, diberikan perawatan sekaligus rehabilitasi sosial. Sambil kita menelusuri keluarganya. Kita dengan teman-teman di Bekasi sedang menelusuri keluarganya," ujar Andrie saat dihubungi INILAH, Kamis 25 April 2024.

Dia melanjutkan, selama proses penelusuran keluarga, Fitri sementara waktu akan berada di Rangganis untuk mempermudah pemulihan sebab masih harus melakukan kontrol di RSHS.

"Kita pemulihan dulu, karena di Bekasi tidak ada fasilitas rawat rumah singgah. Jadi kita jelas, makanan aman. Terus masih kontrol. Kalau dari Rengganis dekat. Kita ada ambulan, petugas jadi relatif jauh lebih terkawal," ucapnya.

Andrie menambahkan, bila nantinya dalam proses pencarian keluarga menemui jalan buntu. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah opsi agar Fitri tidak terlantar.

"Kita kembalikan ke keluarga. Tapi kalau terlantar nyaan (beneran), kita ada panti remaja. Tapi kita assesment dulu. Apakah masuk panti remaja atau seperti apa," terangnya.

Sedangkan mengenai pembiayaan perawatan selama Fitri di RSHS, Andrie mengatakan persoalan tersebut telah ditangani Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.

"Dikoordinasikan dengan Dinkes dan Dinsos Bekasi. On process, In Syaa Allah beres," tuturnya.

Sebelumnya viral di media sosial X (Twitter) dan Instagram, dimana Fitri yang mengalami kecelakaan pada Selasa 19 Maret 2024 silam tak kunjung didatangi keluarganya.

Direktur Utama RSHS Bandung Jimmy Panelewen dalam keterangan resminya menyampaikan kronologis, dimana Fitri selama beberapa kali tindakan operasi tanpa didampingi keluarga.

Hingga akhirnya pada Rabu 24 April 2024 kemarin dijemput Dinsos Jabar, untuk dirawat dan dilakukan pemulihan hingga kontrol kesehatan dilaksanakan di dua pekan mendatang. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti