Disdamkarmat Kota Bandung Rancang Pelatihan Tangani Hewan Berbahaya bagi Masyarakat
Disdamkarmat Kota Bandung merancang pelatihan bagi warga dalam menangani hewan berbahaya seperti tawon dan ular.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bandung merancang program pelatihan bagi masyarakat dalam menangani hewan berbahaya.
Program tersebut digulirkan agar hewan berbahaya tersebut warga yang berada dekat dengan lokasi hewan berbahaya, bisa melakukan penanganan awal sebelum tim datang.
"Kita bukan menggantikan tugas petugas, tapi jika hal-hal tersebut ditangani langsung warga. Tentu dari sisi penanganan bisa lebih cepat. Tapi tetap harus dilatih dulu karena ada risiko kalau masyarakat tidak tahu ular mana yang berbisa," Sekretaris Disdamkarmat Kota Bandung, Kurniawan Jusup, Jumat (6/2/2026).
Program pelatihan akan mengajarkan masyarakat cara mengenali hewan berbahaya, teknik menangkap atau mengusir dengan aman dan tindakan darurat yang tepat. Konsepnya mirip relawan damkar yang sudah terbiasa melakukan edukasi pencegahan kebakaran.
Dedikasi Disdamkarmat tidak hanya soal keberanian, tetapi juga kepedulian terhadap keselamatan warga dan ekosistem.
"Ini pekerjaan yang tidak terlihat banyak orang, tapi setiap malam kami berjuang demi warga. Menyentuh sarang tawon atau menangkap ular, bukan hal mudah. Tapi itu bagian dari tanggung jawab kami," ujarnya.
Disdamkarmat berharap, kolaborasi dengan masyarakat bisa menciptakan respons darurat yang lebih cepat dan efektif. Lebih dari itu, pendekatan ini menanamkan kesadaran keselamatan adalah tanggung jawab bersama. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

