Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran, Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Gandeng Pertamina

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon bersama Pertamina HSE Training Center melalui Patra Cirebon Hotel and Convention menggelar Basic Safety for Refinery Training di halaman Kantor Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Jumat 23 Januari 2026.

Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran, Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Gandeng Pertamina
Pelatihan menitikberatkan pada pengenalan potensi bahaya kebakaran serta kemampuan pemadaman dini menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). (maman suharman)

INILAHKORAN.ID - Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon bersama Pertamina HSE Training Center melalui Patra Cirebon Hotel and Convention menggelar Basic Safety for Refinery Training di halaman Kantor Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Jumat 23 Januari 2026.

Pelatihan menitikberatkan pada pengenalan potensi bahaya kebakaran serta kemampuan pemadaman dini menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan sektor energi dalam meningkatkan budaya keselamatan kerja.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra mengatakan, pelatihan ini telah rutin dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, sinergi dengan Pertamina HSE Training Center menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, khususnya di sektor minyak dan gas.

“Kami bekerja sama dengan Pertamina HSE Training Center untuk menyosialisasikan penanggulangan dan potensi bahaya kebakaran,” ujar Dadang.

Kegiatan diakunya sudah berjalan beberapa tahun dan didampingi instruktur yang berpengalaman melatih pegawai. Dia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kolaborasi yang terus terjalin.

"Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pertamina yang telah berkolaborasi dengan Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, " Jelasnya.

Dadang berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut. Ia menilai keberlanjutan program menjadi kunci dalam membangun kesiapan sumber daya manusia menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja.

Sementara itu, instruktur pelatihan Pertamina HSE Training Center Syamsul Daniel menekankan pentingnya penguasaan penggunaan APAR sebagai langkah awal penanganan kebakaran.

Dia menyebut, risiko kebakaran di sektor minyak dan gas tergolong tinggi dan memerlukan respons cepat.

“Pemadaman di sini rata-rata menggunakan APAR. Alat ini sangat penting untuk pemadaman awal atau dini. Di bidang minyak dan gas, kebocoran kecil saja bisa memicu kebakaran,” jelas Syamsul.

Dia menambahkan, penggunaan APAR bertujuan mencegah eskalasi kebakaran agar tidak membesar. Berdasarkan data kejadian, APAR sangat bermanfaat untuk mencegah kebakaran meningkat. Pencegahan dini menjadi kunci.

"Pemahaman penggunaan APAR sudah dikenalkan sejak awal rekrutmen pekerja Pertamina. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pekerja memiliki kesadaran dan kemampuan dasar dalam menghadapi situasi darurat kebakaran," tukasnya.


Editor : Doni Ramdhani