Kebakaran Lahan di Pasirkaliki Cimahi Dipicu Pembakaran Sembarangan
Kebakaran melanda lahan kebun di samping ruas tol, terdeteksi sejak pukul 06.00 WIB namun baru tertangani petugas dua jam kemudian karena api sudah meluas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepulan asap tebal disusul kobaran api besar mengejutkan warga di sekitar Jalan Gunung Batu, RT 01/10, Kelurahan Pasirkaliki, Kota Cimahi, Kamis (24/9/2026).
kebakaran melanda lahan kebun di samping ruas tol, terdeteksi sejak pukul 06.00 WIB namun baru tertangani petugas dua jam kemudian karena api sudah meluas saat diketahui. Tidak ada korban jiwa, namun peristiwa ini kembali menegaskan bahaya pembakaran sembarangan di tengah kemarau panjang.
Warga baru menyadari adanya kebakaran saat kobaran sudah cukup besar. Bersama Ketua RW, warga berupaya memadamkan secara mandiri, namun api terus merambat.
Laporan resmi diterima Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi pada pukul 08.25 WIB, Regu 2 segera mengerahkan satu unit kendaraan pancar dan tiga personel untuk memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan menyeluruh guna mencegah kebakaran susulan.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan total luas lahan sekitar 4.000 meter persegi, dengan area yang terbakar mencapai 400 meter persegi.
Dugaan sementara penyebabnya adalah aktivitas pembakaran yang dilakukan pihak tidak dikenal, dengan unsur kelalaian yang memperburuk keadaan.
"Berdasarkan pendataan awal, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran oleh orang yang tidak dikenal. Dalam laporan juga disebutkan terdapat unsur kelalaian. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka," kata Aep dalam keterangannya.
Selain pemadaman, petugas juga memberikan sosialisasi langsung kepada warga di lokasi kejadian. Aep mengingatkan, di tengah kondisi cuaca kering, pembakaran sekecil apa pun dapat menjalar dengan cepat, terutama di area lahan terbuka yang berdekatan dengan pemukiman maupun fasilitas umum seperti ruas tol.
"Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sembarangan, terlebih pada area yang berdekatan dengan fasilitas umum maupun kawasan yang memiliki potensi api cepat menjalar," tegasnya.
"Kami juga melakukan inventarisasi peralatan guna memastikan kesiapan penanganan pascakejadian," tambahnya.
Editor : Doni Ramdhani

