Tak Hanya Padamkan Api, Disdamkarmat Kota Bandung Hadapi Tawon dan Ular demi Warga
Disdamkarmat Kota Bandung tak hanya bertugas memadamkan api, tapi juga menangani tawon dan ular.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Namanya memang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bandung. Tapi tugasnya bukan hanya memadamkan api.
Disdamkarmat Kota Bandung juga menangani ancaman tak kasatmata seperti Tawon yang berkeliaran di rumah dan Ular yang masuk permukiman.
Sekretaris Disdamkarmat Kota Bandung, Kurniawan Jusup menjelaskan, penanganan Tawon dilakukan setiap malam karena hewan ini hanya bisa ditangkap saat tidur.
"Untuk penyelamatan, kita OTT Tawon tiap malam karena tangkap Tawon hanya bisa dilakukan saat mereka tidur," kata Kurniawan Jusup, Jumat (6/2/2026).
Hadapi Risiko Sengatan Tawon
Tawon di Kota Bandung ternyata lebih dari sekadar gangguan. Mereka jadi salah satu hewan yang membantu proses penyerbukan tanaman, sehingga keberadaannya tetap penting bagi ekosistem. Namun ketika sarang Tawon berada di dekat rumah warga, risiko sengatan menjadi ancaman serius.
"Di Kota Bandung, Tawon termasuk yang traffic-nya tinggi. Mereka banyak di lembah, pekarangan rumah atau pohon-pohon di perkotaan. Memang mereka membantu penyerbukan tanaman. Tapi kita harus pastikan warga tetap aman," ucapnya.
Ular Jadi Tantangan Tersendiri
Bagi petugas, operasi menangkap Tawon bukanlah tugas mudah. Mereka harus bergerak pelan, dengan perlengkapan lengkap menjaga jarak dari sarang yang agresif. Setiap gerakan salah bisa memicu serangan massal.
"Ada risiko tinggi, tapi kami dilatih menangani ini. Kami harus memastikan area aman, warga tidak panik dan Tawon bisa ditangani tanpa membahayakan siapa pun," ujar dia.
Tidak hanya Tawon, Ular juga menjadi tantangan tersendiri. Di beberapa wilayah Kota Bandung, Ular sering masuk permukiman mencari tempat gelap atau makanan.
"Menangkap Ular berbisa membutuhkan teknik khusus. Salah sedikit bisa fatal," tegasnya.***
Editor : Gin gin T Ginulur

