Gara-gara Teguran, Ojol di Bandung Dikeroyok hingga Dipukul Tongkat Besi
Viral ojol berinisial KI (61) dikeroyok di Astanaanyar Bandung saat mengantar penumpang. Polisi mengamankan tiga pria terduga pelaku.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Aksi Pengeroyokan terhadap seorang pengemudi ojek online (Ojol) di kawasan Astanaanyar, Kota Bandung, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) dini hari.
Polisi bergerak cepat dan mengamankan tiga pria yang diduga terlibat dalam Pengeroyokan tersebut.
Kapolsek Astanaanyar, Kompol Fetrizal mengatakan, korban merupakan warga Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, berinisial KI (61).
Pengeroyokan terjadi ketika korban sedang mengantar seorang penumpang. Saat melintas di persimpangan Jalan Otista-Jalan Sudirman, korban sempat berhenti karena lampu lalu lintas.
Ketika lampu hijau menyala, korban kemudian kembali melajukan sepeda motornya untuk mengantar penumpang.
Namun, dari arah Jalan Otista terdapat pengendara sepeda motor yang diduga menerobos lampu merah hingga hampir bersenggolan dengan kendaraan korban.
"Setelah itu korban berkata 'Heuhh' sehingga menimbulkan perselisihan," ujar Kompol Fetrizal, Rabu (2/9/2026).
Ojol Dipukul Menggunakan Tongkat Besi
Teguran korban ternyata membuat pengendara sepeda motor tersebut emosi. Korban kemudian diminta menepi hingga terjadi keributan.
Menurut Polisi, salah seorang pelaku kemudian melontarkan perkataan kasar sebelum melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan tongkat besi.
"Pelaku mengatakan 'kasisi siah anjing' dan melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan tongkat besi," ucapnya.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha melerai keributan. Para terduga pelaku kemudian diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Tiga Pria Diamankan Polisi
Polisi selanjutnya membawa tiga pria yang diduga terlibat dalam Pengeroyokan ke Mapolsek Astanaanyar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ketiga pria tersebut masing-masing berinisial RA (23), RG (22), dan AG (29).
"Keributan tersebut dilerai oleh warga sekitar dan Ojol serta dugaan pelaku diamankan oleh petugas kepolisian dan dibawa ke Mapolsek Astanaanyar," kata Kompol Fetrizal.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga terduga pelaku untuk mendalami peran masing-masing dalam peristiwa Pengeroyokan tersebut.***
Editor : JakaPermana

