Jadi Mata Telinga Kamtibmas, Polres Cimahi Gandeng 200 Pengemudi Ojol
Polres Cimahi memperkuat kemitraan bersama komunitas ojek online (ojol). Sebanyak 200 pengemudi ojol dari berbagai platform hadir di Polres Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polres Cimahi memperkuat kemitraan bersama komunitas ojek online (ojol). Sebanyak 200 pengemudi ojol dari berbagai platform hadir di Polres Cimahi, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan itu bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan fondasi kerja sama yang mencakup wilayah hukum Polres Cimahi, yakni Kota Cimahi dan seluruh Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan dinamika sosial yang terus berubah, kepolisian menyadari kehadiran aparat saja tidak cukup untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Komunitas ojol yang bergerak di setiap sudut jalan, berinteraksi langsung dengan warga setiap harinya, justru menjadi aset yang belum banyak dimanfaatkan secara maksimal sebagai jaring pengaman informasi di lapangan.
Dalam pertemuan tersebut, Polres Cimahi tak sekadar mempererat hubungan, namun juga menyerahkan bantuan sembako kepada ratusan pengemudi yang hadir.
Bantuan itu bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan wujud pengakuan resmi atas peran nyata para pengemudi ojol yang selama ini turut menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di tengah masyarakat.
Sebagai timbal balik yang menunjukkan keseriusan komitmen, ratusan pengemudi ojol yang hadir pun membacakan ikrar bersama, menyatakan tekad untuk turut aktif menjaga keamanan, mencegah gangguan ketertiban, dan menciptakan suasana yang aman serta damai di seluruh wilayah Kota Cimahi maupun Kabupaten Bandung Barat.
"Komunitas ojek online sebagai salah satu mitra strategis kepolisian yang paling potensial," kata Kapolres Cimahi AKBP Moh Faruk Rozi.
Menurutnya, silaturahmi kamtibmas ini bukan sekadar mempererat hubungan, melainkan membuka ruang kerja sama yang jauh lebih luas dan berdampak nyata bagi keamanan bersama.
"Silaturahmi kamtibmas antara Kepolisian Polres Cimahi dengan salah satu mitra strategis kami, yaitu teman-teman, saudara-saudara, sahabat-sahabat dari ojek online," tuturnya.
Faruk menjelaskan, keterlibatan pengemudi ojol dalam menjaga kamtibmas dinilai sangat krusial karena aktivitas harian mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di berbagai lokasi.
"Mobilitas tinggi yang dimiliki para pengemudi membuat mereka bergerak dari satu titik ke titik lain setiap saat, sehingga menjadikan mereka mata dan telinga kepolisian yang tersebar di seluruh penjuru wilayah," jelasnya.
Faruk menilai, informasi yang mereka temukan di lapangan dapat membantu polisi mendeteksi lebih cepat berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin luput dari pemantauan rutin aparat.
"Tujuannya untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kerja sama, khususnya di bidang partisipasi pengelolaan kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polres Cimahi. Alhamdulillah, tadi kerja sama berjalan dengan baik," bebernya.
Lebih lanjut, Faruk berharap pertemuan ini menjadi awal dari kemitraan yang semakin kuat dan berkelanjutan antara kepolisian dan komunitas ojol.
Sebab, kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian merupakan modal paling penting untuk menciptakan keamanan yang tidak hanya bergantung pada kekuatan aparat, tetapi juga kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan silaturahmi ini, ke depannya kemitraan kami dengan teman-teman, sahabat ojek online ini bisa lebih ditingkatkan," ucapnya.
Kendati demikian, Faruk juga mengingatkan para pengemudi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat menjalankan tugas, terutama karena sebagian besar pengemudi masih beroperasi hingga malam hari.
Setiap melihat kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas, mulai dari kemacetan parah, keributan, hingga aktivitas yang mencurigakan, para pengemudi diminta segera menyampaikan laporan melalui layanan Call Center 110, jalur cepat yang disiapkan khusus untuk merespons informasi masyarakat secara langsung dan tanpa hambatan birokrasi.
"Kami tentunya tetap mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Ketika melihat suatu kejadian yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas, kemacetan dan lain sebagainya, kami imbau untuk menggunakan layanan Call Center kami yaitu 110," jelasnya.
Pihaknya berharap layanan Call Center 110 ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang responsif, di mana setiap informasi yang masuk dapat langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.
"Dengan kecepatan penyampaian informasi, berbagai potensi gangguan kamtibmas di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat dapat segera diketahui, dipetakan, dan ditangani sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

