Dishub Bandung Ganti 5 Perangkat Lampu Lalu Lintas yang Dicuri

Dishub Kota Bandung mengganti lima perangkat lampu lalu lintas yang dicuri di sejumlah persimpangan. Perakitan ditargetkan selesai dalam sepekan.

Dishub Bandung Ganti 5 Perangkat Lampu Lalu Lintas yang Dicuri
Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026). ANTARA

INILAHKORAN.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mengganti lima perangkat lampu lalu lintas yang hilang akibat pencurian di sejumlah persimpangan.

Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, perangkat pengganti saat ini masih dalam proses perakitan sebelum dipasang dan kembali dioperasikan.

“Masih proses. Itu perlu dirakit lagi. Minimal kita seminggu untuk merakitnya lagi,” kata Rasdian di Bandung seperti dikutip dari Antara, Jumat (2/10/2026).

Selama proses perakitan dan pemasangan berlangsung, Dishub Kota Bandung melakukan pengaturan lalu lintas secara manual untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di persimpangan terdampak.

“Untuk yang waktu dekatnya kita terpaksa di pengaturan manual dulu, menggunakan tenaga orang. Jam sibuk pagi sudah diatur oleh Bidang Dalops, nanti ada petugas di situ,” ujarnya.

Lima Persimpangan Terdampak Pencurian

Rasdian menyebut terdapat sekitar lima lokasi lampu lalu lintas yang terdampak pencurian. Sejumlah lokasi berada di Kecamatan Regol, termasuk kawasan PT INTI dan Simpang Patung Ikan.

Pencurian perangkat lampu lalu lintas juga terjadi di Jalan Pungkur, persimpangan Tamblong-Naripan, serta Puteran Sunda.

Atas kejadian tersebut, Dishub Kota Bandung telah membuat laporan pengaduan kepada kepolisian agar kasus pencurian dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

“Kita sudah melakukan laporan pengaduan ke kepolisian. Mudah-mudahan ditindaklanjuti,” kata Rasdian.

Ia menyoroti risiko gangguan lalu lintas, terutama pada malam hari ketika lampu lalu lintas tidak berfungsi. Tanpa perangkat pengatur, kendaraan dari berbagai arah berpotensi saling mendahului saat memasuki persimpangan.

“Apalagi malam hari, khawatir kalau tidak ada traffic light. Yang dari utara, selatan, timur, barat nanti kalau tidak traffic light suka dulu-duluan,” tuturnya.

Rasdian menargetkan proses perakitan dan pemasangan perangkat lampu lalu lintas pengganti dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu pekan.


Editor : Ahmad Sayuti