Donald Trump Teken Kebijakan Baru, Produksi Aluminium AS Lewat Insentif Investasi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kebijakan baru yang bertujuan meningkatkan produksi aluminium dalam negeri.

Donald Trump Teken Kebijakan Baru, Produksi Aluminium AS Lewat Insentif Investasi
istimewa

INILAHKORAN.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kebijakan baru yang bertujuan meningkatkan produksi aluminium dalam negeri melalui pemberian insentif investasi sekaligus penyesuaian kebijakan tarif impor.

Dalam pengumuman yang diteken pada Senin (20/7/2026), Trump menyatakan pemerintah akan memberikan kemudahan bagi perusahaan yang berinvestasi untuk membangun kapasitas produksi aluminium primer di Amerika Serikat.

"Saya menetapkan bahwa perlu dan tepat untuk menetapkan program insentif investasi bagi perusahaan yang berinvestasi dalam kapasitas produksi baru AS untuk aluminium primer," demikian isi pernyataan tersebut.

Selain mendorong investasi, Trump juga berencana mengubah skema tarif terhadap impor aluminium sebagai bagian dari kebijakan untuk memperkuat industri logam domestik.

Langkah tersebut menjadi kelanjutan dari kebijakan proteksi perdagangan yang sebelumnya telah diterapkan pemerintah AS. Pada Juni 2025, Trump menaikkan tarif impor baja dan aluminium menjadi 50 persen, sebelum kemudian memasukkan tembaga ke dalam daftar komoditas yang dikenai tarif tambahan pada Juli 2025.

Sebelumnya, pada awal April 2025, Trump juga menandatangani kebijakan yang menetapkan bea masuk sebesar 25 persen terhadap seluruh impor baja, aluminium, dan tembaga. Ketentuan itu turut berlaku bagi berbagai produk yang sebagian besar tersusun dari ketiga logam tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat berharap kombinasi insentif investasi dan penyesuaian tarif impor dapat memperkuat kapasitas industri nasional, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri, serta meningkatkan daya saing sektor manufaktur logam di dalam negeri.***


Editor : JakaPermana