Farhan Sebut RTH Jadi Strategi Utama Mitigasi Longsor di Kawasan Bandung Utara
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menekankan pentingnya ruang terbuka hijau (RTH) di Kawasan Bandung Utara (KBU) untuk mencegah bencana seperti longsor
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menekankan pentingnya ruang terbuka hijau (RTH) di Kawasan Bandung Utara (KBU), sebagai strategi utama menghadapi potensi longsor khususnya di kaki Gunung Manglayang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, kawasan Manglayang menjadi perhatian utama karena jaraknya yang sangat dekat dengan permukiman di beberapa kecamatan antara lain Cibiru, Mandalajati dan Ujungberung.
"Kawasan Bandung Utara ini yang paling mengkhawatirkan. Terus terang, yang paling tegang sekarang itu Manglayang. Jadi kami sedang fokus di wilayah Cibiru, Mandalajati dan Ujungberung," kata Farhan, Rabu 28 Januari 2026.
Upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah kota, salah satunya adalah pembukaan dan perawatan RTH. Menurut ia, sejak dua tahun terakhir pemerintah justru menambah RTH di Mandalajati dan Cibiru menjaga pohon-pohon agar tetap tumbuh dan tidak ditebang atau digusur.
"Kami sudah membeli dan membuka banyak RTH di Mandalajati dan Cibiru. Itu harus dipastikan pohonnya terjaga, tidak ditebang atau digusur. Beberapa ruang terbuka memang digunakan sebagai makam, tapi pohon-pohonnya tetap ada. Insyaallah aman, hanya saja pohonnya masih muda," ucapnya.
Farhan menambahkan, RTH bukan satu-satunya strategi mitigasi. Pemerintah Kota Bandung juga menunggu jadwal modifikasi cuaca yang dikoordinasikan BNPB. Langkah tersebut, diharapkan dapat memperkuat perlindungan terhadap risiko bencana alam.
"Kami ingin memastikan semua buffer yang kami punya benar-benar terjaga. Insyaallah cukup, ditambah kami juga sedang menunggu jadwal modifikasi cuaca. Modifikasi cuaca dikoordinasikan oleh BNPB," ujar dia.***
Editor : JakaPermana

