Ferry Irwandi Akui Tak Takut Usai Empat Jenderal TNI Datangi Polda Metro Bahas Dugaan Tindak Pidana

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Ferry menegaskan tidak mengetahui kesalahan apa yang dituduhkan kepadanya.

Ferry Irwandi Akui Tak Takut Usai Empat Jenderal TNI Datangi Polda Metro Bahas Dugaan Tindak Pidana

INILAHKORAN - CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, memberikan respons atas pernyataan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menduga dirinya terlibat dalam tindak pidana. TNI sebelumnya mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (8/9) untuk melakukan konsultasi hukum terkait dugaan tersebut.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Ferry menegaskan tidak mengetahui kesalahan apa yang dituduhkan kepadanya.

“Saya juga enggak tahu tindak pidana apa yang saya lakukan,” kata Ferry, Senin (8/9).

Ferry Irwandi Siap Hadapi Proses Hukum

Ferry menegaskan dirinya siap menghadapi proses hukum bila diperlukan. Ia menolak anggapan bahwa tindakan TNI akan membuatnya takut atau tertekan.

“Kalau tindakan ini dianggap bikin saya takut, khawatir, atau cemas, tidak. Saya akan jalani. Saya enggak akan playing victim, merengek-rengek, tidak. Kalau memang mau diproses hukum ya silakan, ini kan negara hukum,” ujarnya.

Selain itu, Ferry membantah tudingan bahwa dirinya sulit dihubungi. Ia menegaskan masih berada di Jakarta dan tidak memiliki rencana bepergian ke luar negeri.

“Saya tidak pernah dapat pesan dari pihak TNI. Nomor saya sudah tersebar, banyak wartawan bisa hubungi saya, jadi tidak benar kalau saya disebut sulit dihubungi,” jelasnya.

TNI Konsultasi ke Polda Metro Jaya

Sebelumnya, empat jenderal TNI mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin petang (8/9). Kehadiran mereka bertujuan untuk berkonsultasi dengan pihak kepolisian terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan Ferry Irwandi.

Hadir dalam rombongan tersebut antara lain Komandan Pusat Siber (Dansatsiber) TNI Brigjen TNI J. O. Sembiring, Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto, Kepala Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI Laksda Farid Ma’ruf, serta Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah.

“Kami ke sini bukan hanya bersilaturahmi, tapi juga melakukan konsultasi terkait temuan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Ferry Irwandi,” kata Brigjen Sembiring kepada media.

Menurutnya, dugaan pelanggaran tersebut ditemukan melalui patroli siber Mabes TNI. Meski belum dijelaskan secara detail, Sembiring menyebut bahwa dugaan tindak pidana itu akan terungkap dalam proses penyidikan lanjutan.

Kritik Ferry Irwandi Jadi Sorotan

Ferry Irwandi dikenal sebagai konten kreator sekaligus CEO Malaka Project yang belakangan aktif menyuarakan kritik. Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena melibatkan institusi besar seperti TNI.

Hingga kini, proses hukum masih menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian dan TNI setelah konsultasi di Polda Metro Jaya.


Editor : Firda Rachmawati