Gabriel Mutombo Diduga Menjadi Sasaran Rasisme Saat Persib Kalahkan Port FC

Bek Persib Bandung Gabriel Mutombo diduga menjadi sasaran rasisme saat Maung Bandung mengalahkan Port FC pada ajang ACC Shopee Cup 2026/2027.

Gabriel Mutombo Diduga Menjadi Sasaran Rasisme Saat Persib Kalahkan Port FC
Penyerang Persib, Luka Menalo lantas menghampiri Mutombo. Dari pengakuannya, bek asal Prancis itu mendapatkan ucapan bernada rasis dari salah satu pemain Port FC. (dok)

INILAHKORAN.ID - Bek Persib Bandung Gabriel Mutombo diduga menjadi sasaran rasisme saat Maung Bandung mengalahkan Port FC pada ajang ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/2027 di Thammasat Stadium, Thailand, Kamis (8/10/2026) malam.

Insiden itu terjadi pada menit ke-58. Bahkan Mutombo sempat menghampiri wasit dan menunjuk ke arah salah satu pemain Port FC hingga akhirnya pertandingan sempat terhenti beberapa menit. 

Penyerang Persib, Luka Menalo lantas menghampiri Mutombo. Dari pengakuannya, bek asal Prancis itu mendapatkan ucapan bernada rasis dari salah satu pemain Port FC.

“Gabi (sapaan Gabriel Mutombo) mengeluhkan bahwa salah satu pemain mereka (Port FC) mengucapkan kata-kata bernada rasis dalam pertandingan,” ungkap Menalo usai pertandingan.

Menalo mengakui tidak berada cukup dekat dan tidak mendengar kata-kata bernada rasis tersebut. Namun, dia percaya kepada rekan setimnya.

“Saya sepenuhnya mendukungnya. Menurut saya, tidak ada tempat untuk hal-hal seperti itu dalam sepak bola. Apalagi jika seseorang bisa berbicara seperti itu kepada rekan sesama pemain,” katanya.

Pemain asal Bosnia-Herzegovina ini pun menyayangkan tindakan rasisme masih saja terjadi hingga saat ini. Tentunya hal itu merupakan tindakan yang tidak bisa dimaafkan. 

“Saya tidak percaya bahwa pada 2026 kita masih membicarakan hal seperti ini. Menurut saya, itu sepenuhnya salah. Karena itu, saya percaya penuh kepada Gabi. Dia adalah rekan setim kami dan kami berada di belakangnya untuk mendukung dan membantunya,” tuturnya.

Menalo menyatakan tidak ada tempat bagi rasisme dalam sepak bola. Karena itu, ia berharap para pihak terkait melakukan penyelidikan atas insiden yang dialami Gabi. 

“Jika memang benar terjadi, dan saya percaya Gabi tidak memiliki alasan untuk berbohong, maka pihak yang bersalah harus dihukum,” tegasnya.


Editor : Doni Ramdhani