Geliat Objek Wisata Taman Love di Tengah Pandemi
Meski masih dalam masa pandemi Covid-19, animo masyarakat untuk berwisata ke kawasan Bandung Selatan tak pernah surut. Salah satunya ke objek wisata Taman Love di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Meski masih dalam masa pandemi Covid-19, animo masyarakat untuk berwisata ke kawasan Bandung Selatan tak pernah surut. Salah satunya ke objek wisata Taman Love di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.
Meski harus menempuh perjalanan cukup menantang dengan tanjakan dan turunan curam, namun para pengunjung nampak antusias. Beberapa pengunjung nampak berkelompok berjalan kaki, bersepeda dan ada juga yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua. Jalan-jalan di pagi hari sambil menikmati pemandangan alam dari ketinggian bukit menjadi kesenangan tersendiri bagi masyarakat yang datang ke Taman Love.
"Kami sengaja datang dari Kota Bandung rombongan naik sepeda. Olahraga sekaligus menikmati keindahan pemandangan alam di Taman Love. Sambil nongkrong, ngopi dan ngobrol sama kawan kawan sesama pehobi sepeda," kata Aditia Pratama (40) salah seorang pengunjung di objek wisata Taman Love Soreang, Minggu (23/8/2020).
Dia mengatakan, meski masih dalam masa pandemi namun bersama dan kawan-kawannya tak terlalu khawatir. Sebab, selama menerapkan protokol kesehatan dapat meminimalisir penyebaran virus corona. Apalagi, tempat ini pun menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
"Waspada dan hati hati harus, tapi jangan menghambat aktivitas sehari hari, termasuk olahraga di hari Minggu harus tetap jalan. Adaptasi kehidupan baru atau new normal harus kita laksanakan dengan baik," ujarnya.
Taman Love yang berada di ketinggian di atas 1.000 mdpl ini tetap dibuka untuk umum. Namun, pengelola menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti pengecekan suhu tubuh calon pengunjung, wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak.
"Sejak di gerbang masuk pengunjung diperiksa suhu tubuhnya pakai thermo gun. Kemudian wajib pakai masker. Selain itu, sebagai pengunjung kami juga harus punya kesadaran diri untuk jaga jarak dengan tidak berkerumun," katanya.
Hal senada dikatakan Angelina (25), salah seorang pengunjung asal Jakarta. Dia sengaja datang bersama keluarganya untuk melepas penat. Beberapa bulan menjalani pembatasan sosial berskala besar (PSBB), membuatnya merasa perlu untuk berlibur menikmati keindahan alam tanah Pasundan di Taman Love.
"Rasanya seperti terbebas dari himpitan beban berat yah. Enak bisa menikmati pemandangan alam dari atas bukit, hamparan sawah ladang, bukit dan pemukiman penduduk jelas terlihat dari sini," katanya.
Para pengunjung ke objek wisata Taman Love ini tak hanya disuguhi lanskap pemandangan alam saja. Namun, mereka bisa berenang di kolam renang berbentuk hati yang menjadi ciri khas tempat itu. (Dani R Nugraha)
Editor : Doni Ramdhani

