Hadapi Bhayangkara FC, Ini Ungkapan Mohammed Rashid
Gelandang Persib Mohammed Rashid memastikan laga melawan Bhayangkara FC merupakan laga sulit. Kedua tim akan bertanding di Magelang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Mohammed Rashid memastikan laga melawan Bhayangkara FC merupakan laga sulit. Kedua tim akan bertanding di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu 16 Oktober 2021.
Namun, bukan karena Bhayangkara FC merupakan pemuncak klasemen sementara Liga 1 2021-2022 sebaliknya karena baginya seluruh tim yang dihadapi cukup sulit untuk dikalahkan.
"Bagi saya semua laga itu sulit, semua laga ibarat final. Tidak peduli itu melawan Bhayangkara, tim yang posisinya di atas atau di bawah kami, bagi saya semuanya sama," ujar Mohammed Rashid di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Rabu 13 Oktober 2021.
Baca Juga: Hmm... Geoffrey Castillion Lagi-lagi Cedera
Karena itu, gelandang asal Palestina ini memastikan akan melakukan yang terbaik di pertandingan nanti. Diharapkan upaya itu membuahkan hasil maksimal dengan meraih kemenangan.
"Jadi kami harus melakukan yang terbaik di pertandingan yang terpenting bisa mendapatkan tiga poin. Saya tidak pernah takut dengan tim yang dihadapi, karena ketika tim bermain dengan baik maka semua bisa dihadapi," tegas Mohammed Rashid.
Baca Juga: Robert Alberts Sebut Skuat Persib Alami Progres Hadapi Seri Dua Liga 1 2021-2022
Pemilik nomor punggung 74 ini memahami di laga nanti tidak akan berduet dengan Marc Klok yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Namun, ia tak mempermasalahkannya lantaran Persib dihuni para pemain berkualitas.
"Dengan atau tanpanya, semua pemain di tim berada di level yang tinggi. Semua bisa mendapat kesempatan bermain, jadi itu hal yang bagus bahwa tak ada yang benar-benar pasti menjadi starting eleven. Kami memiliki 30 pemain di tim dan semuanya bisa bermain. Saya percaya semua akan tampil fight untuk tim, semuanya mempunyai kualitas, jadi saya rasa ini tidak akan menjadi masalah," pungkas Mohammed Rashid.***(muhammad ginanjar)
Editor : inilahkoran

