Hadapi Persib, Djanur : Bukan Hal yang Mustahil Persikabo 1973 Raih 3 Poin

Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman atau Djanur sebut bukan hal yang mustahil Persikabo 1973 raih tiga poin saat hadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 15 Maret 2024.

Hadapi Persib, Djanur : Bukan Hal yang Mustahil Persikabo 1973 Raih 3 Poin
Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman atau Djanur sebut bukan hal yang mustahil Persikabo 1973 raih tiga poin saat hadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 15 Maret 2024.

INILAHKORAN, Gianyar - Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman atau Djanur sebut bukan hal yang mustahil Persikabo 1973 raih tiga poin saat hadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 15 Maret 2024.

Namun Djanur akui persiapan yang dimiliki dalam menghadapi Persib ini sangat minim. Pasalnya, dia baru saja ditunjuk sebagai pelatih Persikabo 1973 pada Rabu, 13 Maret 2024.

“Persiapan saya khususnya sangat minim sekali karena saya baru datang dua hari lalu, jadi baru dua kali latihan sama anak-anak,” kata Djanur di Gianyar, Bali, Kamis, 14 Maret 2024.

Meski demikian, dia memastikan akan memaksimalkan persiapan yang ada meski Persib bukan tim yang mudah untuk dikalahkan. Terbukti, tim berjulukan Maung Bandung itu berada di posisi dua klasemen sementara Liga 1 2023/2024.

“Dan trennya positif, dua pertandingan terakhir mereka meraih enam poin dan tentu kami harus sangat waspada. Belum lagi materi pemain Persib ada David, Ciro, Klok, semuanya punya kualitas dan kami harus siap menghadapi mereka,” tegasnya.

Djanur juga memastikan Persikabo 1973 memiliki tekad untuk bermain maksimal di laga nanti. Sebab bukan tidak mungkin, kemenangan bisa didapatkan timnya.

“Bukan tidak mungkin kami bisa meraih tiga poin dari mereka asal kami berjuang penuh. Bukan hal yang mustahil meraih tiga poin,” tegasnya. 

Djanur membenarkan tidak mudah baginya dalam menangani Persikabo 1973 ini. Apalagi dia datang tepat saat pertandingan digelar di bulan Ramadan. 

“Ini tentu kesulitan sendiri buat saya dimana saya masuk di bulan Ramadan dimana intensitas latihan saya pikir tidak bisa disamakan di bulan biasa, tapi bagaimanapun tidak alasan kami harus siap,” katanya.

Djanur mengaku memiliki cara tersendiri dalam memberikan pelatihan kepada para pemainnya. Yakni dengan menggelar latihan pada sore hari. 

“Yang paling penting buat saya adalah membangkitkan motivasi mereka, saya pikir sudah lama mereka tidak meraih kemenangan dan memang perlu dibangkitkan faktor mental yang harus diperhatikan apalagi lawannya Persib. Untuk itu kerja saya di awal adalah membangkitkan motivasi mereka,” pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)***


Editor : JakaPermana