Harga Kebutuhan Pokok Stabil, Disdagin Kota Bandung Pastikan Lebaran Tanpa Lonjakan
Disdagin Kota Bandung menjamin harga kebutuhan pokok saat ini lebih stabil, pengawasan dan pengecekan akan terus dilakukan jelang Idulfitri
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menyampaikan, masyarakat dapat menyambut Lebaran tahun ini dengan lebih tenang karena harga kebutuhan pokok relatif stabil.
Pemkot Bandung terus melakukan pemantauan intensif ke berbagai pasar tradisional, toko modern hingga Bulog memastikan ketersediaan barang dan menjaga agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan warga.
“Pantauan di lapangan terus kami lakukan, dan minggu kemarin kami melakukan pemantauan ke pasar tradisional sampai tiga kali. Insya Allah dalam waktu dekat, kami akan meninjau bersama-sama dengan unsur pimpinan ke beberapa pasar tradisional. Termasuk ke toko modern, dan mungkin juga ke Bulog untuk mengecek ketersediaan,” kata Ronny Ahmad Nurudin, Selasa 3 Maret 2026.
Ia mengungkapkan, salah satu komoditas yang biasanya menjadi sorotan menjelang Lebaran adalah cabai rawit merah. Harga cabai rawit merah sempat melambung hingga Rp130 ribu per kilogram, namun kini sudah turun menjadi Rp90 ribu.
“Cabai sangat cepat fluktuasinya, tapi sekarang sudah mulai turun,” ucapnya.
Selain cabai rawit merah, sembilan bahan pokok lain seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging sapi dan ayam juga masih dalam kondisi stabil.
“Sejauh ini harga kebutuhan pokok, termasuk daging sapi dan ayam relatif terkendali. Untuk harga secara umum masih stabil, dan ini terus kami pantau,” ujar dia.
Ronny menekankan, pengawasan dilakukan bukan hanya untuk memantau harga. Namun juga memastikan stok barang tetap tersedia di pasaran. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan atau lonjakan harga mendadak menjelang Lebaran.
"Kami terus berupaya dan optimis, dengan langkah antisipasi yang dilakukan. Masyarakat bisa menjalani persiapan Lebaran tanpa beban kenaikan harga signifikan, agar momentum Lebaran tetap menjadi momen kebahagiaan. Bukan kekhawatiran akibat gejolak harga kebutuhan poko," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti
