Hasil Kolaborasi Pemda KBB dan Swasta, SDN 2 Cipeundeuy Kini Miliki Gedung Baru
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) dan pihak swasta memberikan dampak nyata bagi sektor pendidikan daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) dan pihak swasta memberikan dampak nyata bagi sektor pendidikan daerah.
Salah satunya terwujud dalam pembangunan gedung baru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang yang dibangun oleh PT Jamafac.
Ketua Komisi IV DPRD KBB Nur Djulaeha menyambut positif sinergi tersebut dan menilai relokasi sekolah melalui skema ruislag dari lahan lama ke lokasi baru meningkatkan kualitas fasilitas secara signifikan.
"Lahan lama SDN 2 Cipeundeuy diruislag ke lokasi baru yang lebih luas, sehingga sekolah kini memiliki fasilitas yang jauh lebih baik," kata Nur, Sabtu 14 Februari 2026.
Menurut politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, keterlibatan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Dengan sekitar 80 perusahaan besar dan ribuan perusahaan menengah serta kecil yang beroperasi di KBB, peluang kolaborasi dinilai masih sangat besar.
"Anggaran pemerintah terbatas, sehingga dukungan dunia usaha menjadi sangat penting," jelasnya.
Nur mengaku optimistis, jika lebih banyak perusahaan berpartisipasi dalam pembangunan fasilitas pendidikan, jumlah sekolah dengan bangunan rusak dapat ditekan dan kenyamanan proses belajar mengajar akan meningkat.
Sebelumnya, gedung baru SDN 2 Cipeundeuy telah diresmikan Bupati KBB Jeje Ritchie Ismail pada Selasa 10 Februari 2026 lalu.
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan sarana pendidikan yang aman, layak, dan representatif.
Jeje menyebut, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah, bersama dengan infrastruktur dan pengelolaan sampah.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor merupakan kunci percepatan pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kualitas lingkungan belajar.
"Dengan sarana dan prasarana yang memadai, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal," kata Jeje. ***
Editor : JakaPermana

