Hasil Survei Skala Institute dan Ragaplasma Research di 6 Kota/Kabupaten Jabar, Mayoritas Tidak Puas Kinerja Pemerintah
Dari hasil survei yang dilakukan Skala Institute dan Ragaplasma Research di enam kota/kabupaten Jawa Barat, mayoritas tidak puas terhadap kinerja pemerintah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dari Hasil Survei yang dilakukan Skala Institute dan Ragaplasma Research di enam kota/kabupaten Jawa Barat, mayoritas tidak puas terhadap kinerja pemerintah.
Survei yang dilakukan di Kota Bandung, Garut, Kabupaten Bekasi, Majalengka, Kota Cirebon dan Cianjur, dengan masing-masing responden 400 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan pada 1-7 Oktober 2024, melalui metode multistage random sampling wawancara tatap muka, didapati ketidakpuasan kinerja pemerintah terbilang tinggi.
Dimana Kabupaten Bekasi 47,75 persen responden mengaku tidak/kurang puas, 35,5 persen menyatakan puas dan sangat puas. Lalu Kota Bandung 47,75 persen tidak/kurang puas dan 36,5 persen menyatakan puas/sangat puas.
Kota Cirebon menyatakan puas/sangat puas 44,86 persen dan kurang/tidak puas 36,04 persen. Kabupaten Garut 57,5 persen menyatakan tidak/kurang puas dan 41,5 persen mengaku puas/sangat puas.
Kabupaten Cianjur puas/sangat 45,23 persen dan 38,7 persen menyatakan tidak/kurang puas. Terakhir Majalengka 60 persen menyatakan tidak/kurang puas dan 29,3 persen menyatakan puas/sangat puas.
"Tentunya hasil survei ini harus menjadi catatan oleh pimpinan pemerintah mendatang," kata Direktur Skala Institute Wahyu Ginanjar di Kota Bandung, Kamis 10 Oktober 2024.
Mengenai persoalan yang dikeluhkan oleh masyarakat dari hasil survei tersebut kata dia, mayoritas adalah mengenai kenaikan harga kebutuhan pokok dan lapangan pekerjaan.
Dimana mendapat sorotan, untuk kebutuhan pokok sekitar 30 persen dan lapangan pekerjaan 26 persen.
"Hanya di Majalengka yang sedikit berbeda. Disana yang dikeluhkan harga kebutuhan pojok dan harga pupuk yang mahal," ucapnya.
Selain masalah harga kebutuhan pokok, lapangan pekerjaan dan pupuk, sejumlah persoalan lain juga dikeluhkan masyarakat yakni pengelolaan sampah, keamanan, infrastruktur jalan, kesehatan dan kemacetan.***
Editor : JakaPermana

