Influenza A di Bandung Menurun, Dinkes Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal
Dinkes Kota Bandung memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal meski kasus influenza A menurun. Tercatat 65 kasus terkonfirmasi dan 136 kunjungan IGD per hari
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung memastikan, pelayanan kesehatan tetap berjalan di tengah penurunan kasus Influenza A pada Oktober 2026. Tenaga kesehatan disiapkan menangani pasien influenza, maupun penyakit lain yang masih membutuhkan penanganan medis.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih menyampaikan, penurunan kasus ISPA dan influenza-like illness (ILI) menjadi perkembangan positif. Namun berkurangnya kasus influenza, tidak berarti kebutuhan pelayanan kesehatan ikut menurun secara keseluruhan.
"Kalau jumlah pasien secara keseluruhan, pasien yang datang berobat masih selalu ada. Namun kasus influenza yang terjadi saat ini sudah mulai berkurang," kata Dadan Mulyana Kosasih, Sabtu (17/10/2026).
Dia menjelaskan, rumah sakit dan puskesmas tetap melayani masyarakat dengan beragam keluhan kesehatan. Karena itu, kondisi pelayanan kesehatan tidak bisa hanya diukur berdasarkan perkembangan kasus influenza.
Data pelayanan RSUD Bandung Kiwari menunjukkan kunjungan IGD mencapai rata-rata 136 pasien per hari sejak awal September 2026. Dari jumlah itu, sekitar 61 persen pasien harus menjalani rawat inap.
Di sisi lain, tercatat 65 kasus influenza A terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium. Jumlah kasus sebenarnya di masyarakat berpotensi lebih tinggi, karena tidak semua warga yang mengalami gejala bersedia atau menjalani tes usap.
Dadan menegaskan, kesiapan tenaga kesehatan tetap menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penanganan dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan medis pasien, baik yang mengalami influenza maupun penyakit lainnya.
"Insyaallah, tenaga kesehatan kita siap menangani kasus-kasus penyakit yang terjadi. Baik influenza maupun penyakit lainnya," ucapnya.
Meski kasus influenza mulai menurun, pihaknya mengimbau masyarakat tetap menerapkan langkah pencegahan. Warga yang sakit dianjurkan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menerapkan etika batuk dan bersin.
"Masyarakat juga harus menjaga kondisi tubuh melalui konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup dan olahraga rutin. Upaya ini perlu dipertahankan, agar risiko penularan penyakit dapat ditekan meskipun tren kasus influenza mulai membaik," ujar dia.
Editor : Ahmad Sayuti
