INILAH, Manchester - Paul Pogba memimpin kebangkitan Manchester United sejak Ols Gunnar Solskjaer jadi pelatih. Data dan fakta membuktikan betapa dahsyat perubahan performanya.
Performa Paul Pogba yang menawan akhir-akhir ini menjadi pemicu kebangkitan Manchester United. Pemain Prancis berusia 25 tahun itu akhirnya mampu melakoni peran sebagai pemain bintang, sesuatu yang diharapkan klub ketika dia bergabung kembali dengan Manchester United dari Juventus pada 2016 lalu.
Tertekan dan tak bahagia di bawah arahan Jose Mourinho, bukan lagi rahasia, menjadi penyebab utama melorotnya penampilan Pogba. Performanya jauh di bawah yang pernah dia tunjukkan saat masih berkostum Juventus.
Tapi, sejak Jose Mourinho dipecat pada Desember lalu dan digantikan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih sementara sampai akhir musim, penampilan Paul Pogba kembali mencengangkan.
Dalam 12 pertandingan yang dia mainkan di bawah Ole Gunnar Solskjaer, Pogba secara mengesankan mencetak sembilan gol dan memberikan enam assist, memenangkan 10 pertandingan. Artinya, dia berperan atas lahirnya 15 gol yang dicetak Manchester United sejak saat itu.
Di bawah Jose Mourinho, catatan Paul Pogba itu sangat buruk. Dia hanya memenangkan sembilan dari 20 pertandingan yang dia lakoni, mencetak lima gol dan memberikan empat assist. Ironisnya, dari lima gol tersebut, tiga di antaranya dia cetak dari titik penalti dan satu lainnya memanfaatkan bola muntah dari eksekusi penaltinya sendiri.
Paul Pogba juga melepaskan 10 tendangan lebih banyak dan mengkreasikan tujuh peluang lebih banyak di bawah Ole Gunnar Solskjaer ketimbang di era Jose Mourinho, meskipun dia tampil jauh lebih sedikit, yakni berselisih 535 menit.
Dan, performa menawan Paul Pgba kembali terlihat saat dia menginspirasi Manchester United mengalahkan tuan rumah Chelsea pada babak kelima Piala FA. Umpan bintang Prancis yang memenangkan Piala Dunia 2018 itulah yang disundul Ander Herrera untuk membuka gol. Dia kemudian mengawali bangunan serangan dan menyudahinya dengan gol untuk menjadikan kedudukan 2-0, lewat sundulan kerasnya ke gawang Kepa Arrizabalaga.
Tantangan berikutnya bagi Paul Pogba, Ole Gunnar Solskjaer, dan Manchester United adalah meladeni kunjungan Liverpool di Old Trafford, Minggu mendatang. Pendukung Manchester United sadar, performa menawan Paul Pogba di lini gelandang bisa menghadirkan ancaman bagi rivalnya yang tengah berburu gelar juara Liga Primer itu.