Ini Cara David da Silva Pulih Cedera Dengan Cepat
David da Silva buka-bukaan soal caranya untuk pulih dari cedera dengan cepat. Pasalnya saat ini kondisinya sudah 80 persen membaik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - David da Silva buka-bukaan soal caranya untuk pulih dari cedera dengan cepat. Pasalnya saat ini kondisinya sudah 80 persen membaik.
David da Silva akui banyak yang beranggapan bahwa cedera yang dialaminya membutuhkan proses penyembuhan dengan lama. Namun, saat ini cedera engkelnya sudah membaik.
“Ya, prediksinya lebih lama, tapi saya berusaha seratus persen untuk bisa kembali lebih cepat,” ungkap David da Silva di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Striker asal Brasil ini mengaku melakukan banyak hal untuk mempercepat pemulihan. Salah satunya membuat program sendiri bersama staf pribadinya.
“Staf pribadi saya coach Hebert, yang juga merupakan teman saya di Brasil sangat banyak membantu saya. Dan saya merasa sangat bangga kepada semua orang yang membantu saya untuk mempersingkat waktu pemulihan. Jadi saya sangat senang dengan perkembangan ini,” katanya.
Tidak hanya itu, ia juga harus bekerja keras dengan menjalankan program tiga kali sehari sebagai bagian untuk mempercepat pemulihan.
“Bangun tidur, latihan, tidur lagi, makan makanan yang baik, lalu latihan lagi, dan setiap hari, sepanjang hari, seperti itu. Dan juga tidur dengan baik itu sangat penting. Mentalitas juga harus baik. Mentalitas harus kuat, seperti yang selalu saya miliki. Jadi saya sangat senang dan bangga dengan diri saya sendiri,” bebernya.
Selain itu, David pun harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan. Ia harus memilah lantaran baginya tubuh adalah salah satu aset paling penting bagi pekerjaannya sebagai pesepak bola profesional.
“Ini adalah aset saya, jadi saya harus sangat disiplin. Saya selalu menjaga makanan saya, makan makanan yang sehat setiap saat sebisa mungkin. Tidak selalu setiap saat memang, kadang-kadang anda bisa makan sesuatu yang kamu suka, atau minum sesuatu,” tambahnya.
“Saya suka, semua orang juga suka menikmatinya sedikit. Tapi sebagian besar waktu, 90 sampai 95 persen, anda tentu harus tetap makan sehat. Dan disitulah anda menunjukkan seberapa profesional diri anda. Itu yang paling penting,” pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

