Ini Inspirasi Klopp Agar Liverpool Bisa Bungkam Barcelona

Bukan AS Roma, bukan Ajax Amsterdam yang jadi inspirasi Jurgen Klopp saat menjamu Barcelona di laga kedua semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, Selasa (7/5/2019) ini. Tapi, klub lamanya: Borussia Dortmund.

Ini Inspirasi Klopp Agar Liverpool Bisa Bungkam Barcelona

INILAH, Liverpool - Bukan AS Roma, bukan Ajax Amsterdam yang jadi inspirasi Jurgen Klopp saat menjamu Barcelona di laga kedua semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, Selasa (7/5/2019) ini. Tapi, klub lamanya: Borussia Dortmund.

Sang pelatih meminta pemain Liverpool belajar dari sejarah sebagai inspirasi untuk bisa bangkit lawan Barcelona. Jurgen Klopp pun menikmati sejumlah meomen yang mengesankan saat dirinya berada di Anfield. Mulai dari aksinya menyingkirkan Borussia Dormund hingga menggilas Manchester City dan AS Roma musim lalu.

Tapi, Jurgen Klopp menyebutkan pertarungan sebelum dirinya bergabung di Anfield yang memberinya kepercayaan diri yang tinggi, bahwa mengatasi defisit 0-3 bukanlah hal yang tak mungkin.

"Ini tantangan yang sama yang dihadapi Domrtund menghadapi Real Madrid pada perempat final di bulan April 2014," ujar Klopp.

Setelah kalah 0-3 di Bernabeu, Klopp mengubah formasi pemainnya dan memunculkan kebangkitan brilian di kandang sendiri. Marco Reuss mencetak dua gol dan tendangan Henrikh Mkhitaryan mengenai mistar gawang.

Dortmund akhirnya kandas. Tapi, setelah pertandingan tersebut, dia berujar: "Kita bisa membuat video pertandingan ini dan menunjukkan kepada tim yang kalah 0-3 di laga pertama," katanya.

Pengalaman itulah yang ingin dia bangkitkan saat Liverpool menghadapi situasi serupa menghadapi Barcelona. 

"Saya tak berpikir banyak tentang (bangkit lawan) Dortmund. Kisah pribadi saya adalah tentang Real Madrid, beberapa tahun lalu, bersama Dortmund. Kami kalah 0-3 di kandang mereka dan di kandang sendiri kami mengubah tujuh sampai delapan posisi. Kami mengubah tim dengan maksud tertentu," sebutnya.

Dengan memasang banyak pemain muda, Klopp membawa Dortmund mengalahkan Real Madrid 2-0. "Harusnya kami bisa menang 5-0 tanpa keraguan. Kami jelas-jelas jaditim yang lebih baik," ujarnya.

Saat itu, Real Madrid yang mengganjal langkahnya. Kini, Barcelona yang ada di depan mata. Menurutnya, di antara kedua klub ada perbedaan yang besar.

"Bukan berarti itu takkan terjadi lagi. Tapi cukup saya saya yang meyakininya. Itulah yang akan kami lakukan, tak lebih," tambahnya. 
 


Editor : Zulfirman