Intruksi Bupati Bandung, Gerakan Bersama Edukasi SAPA BEDAS Wajid di Seluruh Sekolah
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung mencanangkan gerakan Salam Sapa Pagi Anak Bedas Cerdas(SAPA BEDAS) dilingkungan sekolah. Edukasi SAPA BEDAS ini sesuai dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung mencanangkan gerakan Salam Sapa Pagi Anak Bedas Cerdas(SAPA BEDAS) dilingkungan sekolah. Edukasi SAPA BEDAS ini sesuai dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.
"Jadi Pak Bupati Bandung sudah menyampaikan kebijakan memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung. Khususnya, penguatan pendidikan karakter. Pak Bupati mencanangkan Gerakan Bersama Edukasi SAPA BEDAS," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah di Soreang, Selasa 13 Januari 2026.
Menurut Asep SAPA BEDAS ini mulai dari melaksanakan salam, sapa antara kepala sekolah, guru dan peserta didik untuk membangun hubungan emosional yang kuat dan positif di sekolah.
"Sekaligus memantau kesiapan anak-anak mengikuti pembelajaran di sekolah," ujarnya.
Dalam kegiatan monitoring Gerakan Bersama Edukasi SAPA BEDAS, Asep melaksanakan kunjungan di tiga titik, pertama di SDN Sukarasa Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.
"Saya melihat langsung pelaksanaan Gerakan Bersama Edukasi SAPA BEDAS. Itu merupakan gagasan Pak Bupati Bandung. Kita sudah menerbitkan Surat Edaran berkaitan dengan Gerakan Bersama Edukasi Sapa BEDAS," katanya.
Dia pun sudah meminta kepada seluruh kepala sekolah untuk mendokumentasikan dan mengkampanyekan di media sosialnya masing-masing.
"Ini sebuah gambaran kesiapan. Kesiapan peserta didik, kesiapan kita Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan memastikan proses pembelajaran itu dimulai dengan penuh semangat. Dalam semangat baru, dalam nilai-nilai yang lebih kuat untuk bersama-sama menuju Indonesia Emas 2045," katanya.
Asep melanjutkan bahwa baik pelaksanaan Pagi Ceria maupun SAPA BEDAS melalui Surat Edaran itu yang diterbitkan sesuai arahan dan kebijakan Bupati Bandung dipastikan tidak hanya bersifatnya seremonial.
"Jadi dilaksanakan setiap hari sekolah untuk SAPA BEDAS. Kebijakan Pak Bupati untuk memperkuat kebijakan pemerintah pusat. Setiap pukul 06.30 WIB, itu para kepala sekolah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan sudah menyambut para siswanya di lokasi yang representatif karena di beberapa sekolah kondisinya berbeda. Bisa di area gerbang sekolah, bisa di halaman sekolah, atau bisa di depan ruang sekolah," katanya.
Melalui program SAPA BEDAS ini, lanjut Asep Bupati Bandung ingin memastikan bahwa terbangun hubungan emosional yang dibiasakan dalam pembiasaan sehari-hari di sekolah.
"Mengawali pembelajaran ada salam, ada sapa, ada edukasi, dan memastikan kesiapan seluruh warga belajar untuk bisa mengikuti pembelajaran," ujarnya.***
Editor : JakaPermana
