IPDN Tegaskan Tidak Ada Unsur Kekerasan dalam Kasus Calon Praja yang Meninggal Dunia
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menegaskan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa meninggalnya calon Praja Maulana Izzat (20).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menegaskan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa meninggalnya calon praja Maulana Izzat (20).
Almarhum yang merupakan calon praja IPDN meninggal pada Kamis (9/10/2025) dini hari akibat henti jantung mendadak saat menjalani kegiatan pendidikan dasar (diksar).
Wakil Rektor II Bidang Administrasi IPDN, Arief M. Edie, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, seluruh peserta telah melalui pemeriksaan dan pengecekan rutin.
“Pada malam sebelumnya, Rabu (8/10), tidak ditemukan masalah apa pun. Seluruh calon Praja dalam kondisi sehat,” ujarnya, Jumat (10/10).
Namun Maulana Izzat tiba-tiba pingsan. Petugas segera membawa yang bersangkutan ke KSA lalu merujuknya ke RS Universitas Padjadjaran (UNPAD). “Tim medis menyatakan almarhum meninggal dunia akibat henti jantung,” tambahnya.
IPDN menegaskan, Maulana Izzat masih berstatus calon Praja dan belum menjalani kegiatan dengan senior, sehingga tidak ada kemungkinan keterlibatan kekerasan dalam peristiwa ini.
“Kami sudah menghubungi keluarga dan mereka menerima dengan ikhlas. Jenazah telah kami antar ke Ternate,” kata Arief.
Editor : Ahmad Sayuti

