Isu Penutupan SMKN 1 Rancabali Picu Kontroversi, Warga Keluhkan Lokasi Gedung Baru

gedung baru yang disiapkan pemerintah berada di luar kecamatan

Isu Penutupan SMKN 1 Rancabali Picu Kontroversi, Warga Keluhkan Lokasi Gedung Baru
Isu Penutupan SMKN 1 Rancabali Picu Kontroversi, Warga Keluhkan Lokasi Gedung Baru

INILAHKORAN.ID - Rencana penutupan SMK Negeri 1 Rancabali menuai kritik tajam dari warga setempat.

Penutupan sekolah yang menjadi akses utama pendidikan di wilayah terpencil ini diduga berkaitan dengan pembangunan fasilitas gedung baru, namun lokasinya dianggap tidak strategis.

​Jarak 30 KM Menjadi Penghambat

Berdasarkan informasi dari akun TikTok novan_navos, warga menyebutkan bahwa gedung baru yang disiapkan pemerintah berada di luar kecamatan dengan jarak sekitar kurang lebih 30 kilometer dari Desa Cipelah.

​Diketahui, SMKN 1 Rancabali ini telah berdiri selama 15 tahun dan merupakan hasil perjuangan warga lokal.

​Adapun, jarak gedung baru yang terlalu jauh sulit dijangkau oleh mobilitas siswa di perbatasan.

​Warga merasa kebijakan ini kontradiktif dengan program pemerintah untuk menekan angka putus sekolah.

​Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kepastian penutupan tersebut. Masyarakat berharap pemerintah mempertimbangkan kembali aspek geografis dan kondisi ekonomi warga sebelum mengambil keputusan final.


Editor : Firda Rachmawati