Jadwal Padat, Farhan Sebut Persib Bandung Tak Harus Selalu Tampil Indah
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai Persib perlu mengutamakan efektivitas permainan dan kemenangan di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID -Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, Persib Bandung perlu mengutamakan efektivitas permainan di tengah jadwal pertandingan yang padat. Kemenangan tetap menjadi hal terpenting, meski Maung Bandung tidak selalu mampu menampilkan permainan indah seperti tiki-taka.
Dia mengatakan, jadwal pertandingan Persib dalam beberapa waktu terakhir cukup padat bahkan bisa mencapai dua hingga tiga pertandingan dalam sepekan. Situasi itu, menuntut stamina luar biasa dari para pemain agar tetap mampu bersaing di setiap laga.
“Dalam kondisi seperti itu, para pemain membutuhkan stamina yang luar biasa. Jadi kita jangan langsung berpikir untuk memprotes liga-liga penyelenggara. Kita harus melihat terlebih dahulu kemampuan diri sendiri, sejauh mana kita bisa mengembangkan dan menunjukkan kekuatan yang luar biasa,” kata Farhan, Kamis (22/10/2026).
Dia juga menilai, padatnya jadwal pertandingan berpotensi memengaruhi kualitas permainan Persib di lapangan. Kombinasi antarlini yang biasanya menghasilkan permainan atraktif, bisa menjadi lebih sulit ditampilkan ketika pemain harus menghadapi jadwal kompetisi yang ketat.
“Memang akibatnya kita mungkin tidak bisa lagi melihat permainan indah seperti tiki-taka dengan kombinasi antara lini depan, tengah dan belakang yang cantik seperti dahulu,” ucapnya.
Meski demikian, Farhan menegaskan efektivitas permainan tetap menjadi prioritas. Persib dinilai tidak harus selalu menang dengan skor besar, atau menampilkan permainan yang menghibur sepanjang pertandingan selama mampu mengamankan hasil positif.
“Namun efektivitas tetap menjadi hal penting. Yang terpenting, Persib bisa meraih kemenangan. Tidak masalah kalau menang 1-0, yang penting menang,” ujar dia.
Selain persoalan jadwal, dia turut menanggapi keluhan pemain mengenai fasilitas pemulihan yang dinilai belum memadai. Kondisi itu, disebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemain terutama ketika waktu istirahat ant pertandingan semakin terbatas.
“Tom Haye juga mengatakan, dengan fasilitas yang tidak memadai proses pemulihan menjadi tidak mudah. Namun saya melihat sendiri, bagaimana manajemen Persib melakukan upaya luar biasa agar pemulihan para pemain tetap berlangsung dengan baik,” jelasnya.
Farhan tetap optimistis, terhadap perjalanan Persib. Pihaknya mengapresiasi profesionalisme pemain yang berupaya menjaga kondisi fisik di tengah padatnya kompetisi, dan kontribusi tim kebanggaan Kota Bandung yang selama ini memberikan kebahagiaan kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Persib, karena selama ini selalu menjadi salah satu faktor yang memberikan kebahagiaan kepada warga Bandung,” pungkas dia.
Editor : Ahmad Sayuti
