Jalan Perbatasan Ciwidey-Gununghalu Kini Mulus, Dadang Klaim Dorong Ekonomi Warga
Warga Desa Lebakmuncang, Ciwidey, Kabupaten Bandung tengah bergembira. Mereka mengadakan syukuran berdoa dan makan bersama di pinggir perkebunan teh dan pinus.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Warga Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung tengah bergembira. Mereka mengadakan syukuran dengan berdoa dan makan bersama di pinggir sebuah perkebunan teh dan pinus.
Acara digelar karena jalan perbatasan yang menghubungkan Kecamatan Ciwidey dan Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini kondisinya sudah mulus.
Adalah Bupati Bandung Dadang Supriatna yang mengusulkan pembangunan jalan perbatasan Desa Lebakmuncang Ciwidey-Gununghalu tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto pada 2025 lalu.
Usulan untuk pembangunan jalan perbatasan sepanjang 2,5 kilometer tersebut langsung disetujui Presiden Prabowo dan dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR.
Kini, ruas jalan yang dulunya dikenal rusak parah, banyak bebatuan, berlubang hampir di sepanjang jalan dan sulit dilalui itu, telah berubah tampilannya menjadi mulus dan nyaman dilalui. Kondisinya lebar dan dicor permanen dengan kualitas prima.
Warga setempat tak luput menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna. Sebab, warga telah melihat langsung perubahan drastis tersebut dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Warga pun bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna menggelar botram syukuran pinggir jalan ditepi perkebunan teh yang hijau dengan udara yang sejuk.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bandung. Jalan kami yang dulu rusak parah kini sudah mulus. Terima kasih kepada Pak Presiden juga yang telah mengabulkan usulan Pak Bupati," kata Nurjanah (46), salah seorang warga sambil menyalami orang nomor satu di Kabupaten Bandung di Desa Lebakmuncang, Kamis (15/10/2026).
Sementara itu, Kepala BBPJS Kementerian PUPR Ibnu Kurniawan mengatakan ruas jalan perbatasan Kabupaten Bandung dan KBB ini dibangun berdasarkan usulan dari Bupati Bandung Dadang Supriatna pada akhir 2025 lalu melalui program inpres jalan daerah.
"Terus terang, jalan sepanjang 2,485 kilometer ini dibangun berdasarkan instruksi langsung Bapak Presiden atas usulan Bapak Bupati Bandung kepada Menteri PUPR. Ini tentu karena Pak Bupati KDS sangat peduli terhadap masyarakatnya," kata Ibnu.
Jalan rigid sepanjang 2,485 kilometer dan lebar sekitar 8 meter itu dibangun dengan skema pembiayaan multiyears sejak Desember 2025 hingga 2026 dengan total anggaran sebesar 15,24 miliar.
Pada kesempatan itu, Ibnu secara resmi menyerahkan jalan yang sudah dibangun itu kepada Bupati Bandung dan masyarakat Ciwidey dengan harapan dapat semakin meningkatkan perekonomian masyarakat di dua kabupaten.
"Mumpung banyak masyarakat yang hadir, saya ingin mengatakan membangun jalan ini butuh anggaran besar. Jadi kami titip agar jalan ini dijaga dengan baik. Paling tidak, dijaga kebersihannya. Karena kalau tidak dirawat, jalan ini bisa cepet rusak," ujar Ibnu.
Sedangkan, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri PUPR yang telah mengabulkan usulan pembangunan jalan tersebut.
"Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Menteri PUPR yang telah mengabulkan usulan kami untuk pembangunan jalan ini. Semoga kehadiran jalan yang baik ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat kedua daerah terutama dalam mendongkrak perekonomian warga di wilayah perbatasan ini," ujarnya.
Dadang menambahkan, pembangunan jalan ini juga diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar-wilayah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di kawasan perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
"Dengan jalan yang semakin lebar dan mulus tentu semakin meningkatkan perekonomian masyarakat termasuk memudahkan masyarakat untuk mengantarkan hasil bumi ke pasar, karena di sini merupakan penghasil pertanian seperti kopi dan sayuran," ujarnya.
Dadang meyakini jalan tersebut akan sangat berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian warga, memudahkan mobilitas warga, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan pariwisata di kawasan Ciwidey dan sekitarnya.
Editor : Doni Ramdhani
