Jam 1 Dini Hari, Damkar Evakuasi Mobil Pick Up dan 3 Motor Honda Dari Dalam Jurang Hutan Pabangbon

Niat Uda warga Desa Pabangbon, Leuwiliang menerima motor Honda pesanannya dari salah satu dealertertunda, akibat mobil pick up yang membawa unit kendaraannya terperosok ke dalam jurang.

Jam 1 Dini Hari, Damkar Evakuasi Mobil Pick Up dan 3 Motor Honda Dari Dalam Jurang Hutan Pabangbon

INILAHKORAN, Bogor - Niat Uda warga Desa Pabangbon, Leuwiliang menerima motor Honda pesanannya dari salah satu dealertertunda, akibat Mobil pick up yang membawa unit kendaraannya terperosok ke dalam jurang.

Padahal, unit motor tersebut, ia sudah tunggu sejak Selasa pagi, siang berganti sore, matahari terbenam lalu munculah bulan purnama, di tengah malam, ia mendapatkan kabar, bahwa mobil pick up yang membawa motor pesanannya terperosok ke jurang, tepatnya di Kampung Baru RT 12 RW 02.

Uda, yang mendapatkan kabar dari supir mobil pick up pun ke lokasi kejadian. Setelah mencoba mengevakuasi dan gagal serta gagal lagi, mereka pun memutuskan meminta pertolongan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor.

Di Mako Damkar Kabupaten Bogor di Tehar Beriman, Cibinong, Komandan Regu 1 Tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor Arman Riyanto yang menerima panggilan pertolongan pun meluncur di keheningan malam, tepat pada Selasa malam, pukul 23.20 WIB.

Tim Rescue yang dengan penuh semangat pun tiba pada pukul Rabu, 01.00 WIB, mereka langsung mengeluarkan peralatan 'tempurnya', dan selanjutnya mengevakuasi mobil pick up dan tiga unit sepeda motor dari dalam jurang.

Setelah cukup lama berjuang, Tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor pun berhasil mengevakuasi mobil pick up dan tiga unit motor, tepat pada pukul 02.20 WIB.

"Karena faktor medan dan unit kendaraan yang harus dievakuasi, maka kami membutuhkan waktu evakuasi hingga 80 menit atau 1 jam 20 menit," kara Arman Riyanto kepada wartawan, Rabu, 10 September 2025 

Arman Riyanto menerangkan, bahwa korban, dalam hal ini dealer motor Honda mengalami kerugian, karena mobil pick up dan tiga unit motornya mengalami kerusakan.

"Nilai kerugian belum kami hitung, yang jelas, mobil pick up dan tiga unit motor barunya rusak, untuk motor, kerusakan di titik depan seperti spakbor dan body," terangnya.

Selain kendala jurang, lanjutnya. Lamanya evakuasi karena tidak ada pencahayaan atau lampu penerangan jalan umum (PJU) di titik kejadian.

"Lokasi ditengah hutan, kondisi gelap. Untung kami selalu membawa senter dan alat - alat evakuasi lainnya hingga berhasil menunaikan tugas," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti