Jangan Terlalu Sering Konsumsi 5 Jenis Makanan Minuman Ini

Tidak semua makanan bisa dikonsumsi setiap hari, berikut beberapa makanan yang dinilai buruk bagi kesehatan.

Jangan Terlalu Sering Konsumsi 5 Jenis Makanan Minuman Ini
Ilustrasi yogurt. Jangan Terlalu Sering Konsumsi 5 Jenis Makanan Minuman Ini

INILAHKORAN, Bandung - Tidak semua makanan bisa dikonsumsi, terlebih jika makanan atau minuman tersebut dikonsumsi dalam waktu yang terbilang sering.

Makanan/minuman yang tidak sehat jika dikonsumsi terlalu sering bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Dilansir dari Eat This, berikut lima jenis makanan minuman yang jangan terlalu sering dikonsumsi.

Baca Juga: Buruan Daftar, Pendaftaran Beasiswa PJJ Guru Pendidikan Agama Islam Ditutup 5 Agustus

1. Sup kalengan dan Makanan Tinggi Natrium
Rata-rata, kaleng sup mengandung lebih dari 700 mg sodium. "Diet tinggi garam diketahui merusak lapisan perut, meningkatkan risiko tukak lambung, bahkan kanker perut," ujar dokter sekaligus ilmuwan William W Li.

2. Yogurt Rendah Lemak
Orang dengan intoleransi laktosa bisa mengalami sakit perut saat makan produk susu, seperti susu, keju, dan yogurt. Namun, tahukah Anda bahwa kandungan gula yang tinggi dari beberapa produk susu dapat mengganggu perut, bahkan jika Anda tidak intoleran laktosa.

Diet tinggi gula telah terbukti berpotensi mengurangi keragaman mikroba di usus setelah hanya satu pekan," ujar seorang profesor nutrisi di University of Hawaii di Mānoa, Jinan Banna.

3. Minuman Berenergi
Minuman energi mengandung kafein dan stimulan lainnya, serta vitamin B3 yang larut dalam air yang dikenal sebagai niasin. Kandungan kafein yang tinggi dan/atau niasin dalam minuman ini terbukti menyebabkan sakit perut dan mual.

Tanda-tanda keracunan niasin, termasuk cuci perut, pusing, tekanan darah rendah, kelelahan, sakit kepala, sakit perut, mual, penglihatan kabur, dan radang hati.

Baca Juga: Sinopsis Film Hostiles, Tayang Malam Ini di Bioskop TransTV

4. Makanan Pedas
Makanan pedas mungkin baik untuk kesehatan bagi sebagian orang, kecuali jika makanan itu memicu diare. Sebuah penelitian di BMJ mencatat, orang yang mengonsumsi makanan pedas hampir setiap hari dalam sepekan memiliki risiko 14 persen kematian.

Namun, penelitian lain di Neurogastroenterology & Motility menunjukkan semakin banyak makanan pedas yang dimakan, maka berpotensi mengalami gejala gastrointestinal yang lebih umum, cenderung lebih buruk.

Makanan yang mengandung capsaicin, bahan pembuat cabai, bisa mengiritasi lapisan lambung, memicu mual, muntah, sakit perut, dan diare.

Baca Juga: Lirik Lagu CHANT – MACKLEMORE feat. Tones And I

5. Gorengan, Jus Jeruk, Kopi, dan Alkohol
Menurut ahli gastroenterologi bedah dari iCliniq.com, Madhan Kumar, daftar makanan yang mengiritasi lambung dan dapat memperburuk gastritis sangat beragam.

"Kafein dalam kopi mengiritasi lapisan perut, bahkan pilihan sehat seperti makanan yang sangat asam seperti buah jeruk, jus jeruk, dan jus tomat dapat mengiritasi lapisan perut," kata Madhan Kumar.

Makanan lain dalam daftar panjang iritasi potensial, termasuk makanan yang digoreng, produk susu, minuman berkarbonasi, makanan berlemak, cokelat, dan alkohol. Apa pun yang digoreng seperti kentang goreng dan naget ayam dapat memicu mulas dan refluks asam.***


Editor : inilahkoran