Jelang Iduladha, Penjualan Kambing Kurban di Cirebon Meningkat
Berkah Iduladha dirasakan penjual kambing kurban di Kota Cirebon. Dalam sehari mereka bisa menjual hingga 20 ekor kambing kurban
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Permintaan hewan kurban menjelang Iduladha mulai mengalami peningkatan signifikan. Salah satunya dirasakan Alek, pedagang sekaligus peternak kambing asal Garut yang sudah 28 tahun menggeluti usaha ternak dan penjualan kambing.
Lapak penjualan miliknya yang berada di kawasan Kebon Pelok, Kota Cirebon, sejak sebulan terakhir dipadati pembeli dari berbagai daerah di wilayah Cirebon.
Alek mengatakan, hingga saat ini sedikitnya 300 ekor kambing sudah terjual. Sementara setiap harinya, dia menyediakan sekitar 140 ekor kambing di lapaknya.
“Alhamdulillah, menjelang Iduladha permintaan meningkat. Sampai sekarang sudah sekitar 300 ekor terjual,” ujar Alek saat ditemui di lokasi, Jumat (22/5/2026).
Dia menjelaskan, kambing yang dijual memiliki variasi harga mulai dari Rp2 juta hingga Rp12 juta per ekor. Bahkan harga kambing yang Rp12 juta, bobotnya hampir satu kuintal. Namun stoknya tidak banyak karena berdasarkan pesanan.
Namun, menurut Alek, kambing dengan harga Rp4 juta hingga Rp6 juta menjadi yang paling banyak diminati masyarakat.
“Yang paling laku itu harga Rp4 juta sampai Rp6 jutaan, karena ukurannya pas dan terjangkau,” katanya.
Dalam sehari, Alek mengaku minimal bisa menjual sekitar 20 ekor kambing. Seluruh kambing yang dijual didatangkan langsung dari Garut, daerah yang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan kambing di Jawa Barat.
Tidak hanya melayani pembeli eceran, Alek juga menjadi pemasok utama bagi sejumlah bandar kambing di wilayah Cirebon, Indramayu, dan Majalengka.
“Semua bandar kambing wilayah tiga Cirebon banyak yang ambil dari saya,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, setiap hari rata-rata ada 28 ekor kambing baru yang masuk ke lapaknya. Dari jumlah tersebut, sekitar 22 ekor biasanya langsung terjual pada hari yang sama.
Meski permintaan tinggi, Alek mengaku tidak mengambil keuntungan besar dari setiap penjualan. Dia lebih mengutamakan kepuasan pelanggan dan menjaga langganan jangka panjang.
“Untung mah tidak terlalu besar, seratus ribu sampai dua ratus ribu juga tetap saya ambil. Yang penting konsumen puas,” tuturnya.
Alex menambahkan, usahanya sebagai peternak dan penjual kambing memang tidak sia-sia. Meskipun bukan Idul Adha atau menjelang lebaran, namun setiap hari pasti ada yang membeli kambing, di lokasi peternakan kelurahan gegunung kecamatan sumber kabupaten cirebon.
"Saya selalu bersyukur karena tiap hari pasti ada aja yang membeli kambing," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti
