Jelang Indonesia vs Korea Utara, Alberto Hengga Sebut Dua Nama yang Berjasa, Siapa Saja?

Menjelang duel Indonesia vs Korea Utara di perempat final Piala Asia U17 2025, Alberto Hengga buka-bukaan tentang orang yang berpengaruh dalam kariernya. Siapa?

Jelang Indonesia vs Korea Utara, Alberto Hengga Sebut Dua Nama yang Berjasa, Siapa Saja?
Alberto Hengga, calon bintang duel Indonesia vs Korea Utara di perempat final Piala Asia U17 2025. (Foto: the-afc.com)

INILAHKORAN, Bandung – Menjelang duel Indonesia vs Korea Utara di perempat final Piala Asia U17 2025, Alberto Hengga buka-bukaan tentang orang yang berpengaruh dalam kariernya. Siapa?

Alberto Hengga dan kawan-kawan akan terlibat pertandingan Indonesia vs Korea Utara pada perempat final Piala Asia U17 2025 akan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, Senin 14 April 2025 malam ini.

Pelatih Nova Arianto kemungkinan akan kembali memainkan Alberto Hengga pada duel perempat final Piala Asia U17 mempertemukan Indonesia vs Korea Utara ini.

Hingga kini, Alberto Hengga sudah mencetak dua gol di Piala Asia U17 2025 di Arab Saudi. Dia hanya berselisih satu gol dari Evandra Florasta.

Alberto Hengga menyebut pelatih Nova Arianto termasuk yang berperan besar dalam kariernya. Nova Arianto memberi kesempatan baginya tampil bersama Timnas Indonesia U17.

“Saya mempelajari dan menyerap semua yang diajarkan pelatih kepala Nova Arianto. Karena itu, saya benar-benar yakin dapat membantu tim lolos ke Piala Dunia FIFA,” katanya. 

“Dan sekarang saya telah mencapai tujuan itu,” katanya.

Nama lain yang memiliki jasa besar bagi dirinya tak lain tak bukan ibunya sendiri. Sang ibu yang berperan, bahkan sejak Alberto Hengga baru berusia sembilan tahun.

“Sejak kecil, saya selalu memegang bola, dan saya selalu merasa memiliki darah pemain bola,” katanya. 

“Ibu saya mengajak saya ke turnamen di mana pun diadakan. Saya mulai bermain dengan serius pada usia sembilan tahun dan menjadi bagian dari tim nasional U16 pada usia 15 tahun,” tambahnya.

Penampilan Piala Asia U17 yang dijalani Alberto Hengga sebagai bagian dari skuad Indonesia semakin mendapat perhatian dari pertandingan ke pertandingan.

Pemain depan itu menjalani malam yang tenang di pertandingan pertamanya di Grup C melawan Korea Selatan. Dia hanya menciptakan satu peluang saat timnya menang berkat gol di menit terakhir dari Evandra Florasta. 

Hal menarik mulai terlihat pada pertandingan kedua Indonesia melawan Yaman. Pemain berusia 16 tahun itu hanya memiliki satu tembakan ke gawang pada menit ke-25, tetapi ia mengubahnya menjadi gol kedua Indonesia dalam kemenangan 4-1 atas tim Asia Barat tersebut.

Dalam pertandingan terakhir grup melawan Afganistan, pemain Bhayangkara FC ini masuk setelah turun minum. Tepat ketika Indonesia tampak akan berakhir imbang, ia mencetak gol pada menit keempat tambahan waktu. 

Rekannya Zahaby Gholy kemudian mencetak gol dua menit kemudian untuk memberi mereka penyelesaian sempurna pada kampanye grup Indonesia, masuk ke babak sistem gugur dan lolos ke Piala Dunia FIFA U-17 Qatar 2025. (*)


Editor : Zulfirman