Jelang Persib vs Persija: Kekurangan Ramon Tanque Diulas Legenda Sutiono
Legenda Persib Sutiono Lamso ulas kekuarangan Ramon Tanque jelang duel panas kontra Persija Jakarta di Stadion GBLA, Minggu 11 Januari 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Sosok Ramon Tanque di lini depan Persib jadi sangat krusial jelang duel panas melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026. Namun, legenda Persib Sutiono Lamso berharap si penyerang bisa membenahi kekurangannya.
Sutiono Lamso tak menampik Ramon Tanque adalah pilihan terbaik Bojan Hodak saat Persib meladeni Persija. Apalagi, striker asing Persib lainnya, Andrew Jung absen karena cedera.
"Ramon sebetulnya punya potensi," kata Sutiono saat dihubungi inilahkoran.id, Sabtu 10 Januari 2026.
Sejauh ini, Ramon Tanque baru mencetak tiga gol bagi Persib di ajang BRI Super League 2025/2026.
Striker asal Brasil itu telat panas hingga mengalami puasa gol dalam 11 laga yang dia lakoni.
Sutiono pun menganalisa performa Ramon. Dia menyebut satu kekuarangan mendasar yang kerap menjadikan eks striker Botafogo itu mandul.
"Tetapi saya lihat dia kurang tenang, kurang dingin di depan gawang. Kadang harusnya bola masuk, kadang malah nggak masuk. Bola yang harusnya nggak masuk, kadang malah masuk. Seharusnya tidak seperti itu, kalau pemain punya kualitas," lanjut Sutiono.
Sutiono lantas membandingkan sosok Ramon dengan salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Persib, David da Silva.
Meski belum optimal sebagai juru gedor Persib, Ramon diharapkan Sutiono mampu menemukan bentuk permainan terbaiknya dan mencetak banyak gol.
Kalau melihat statistik gol Ramon kurang produktif dengan level yang dia miliki. Persib melepas DDS (David da Silva) kan untuk mencari penganti yang lebih produktif, tapi ramon masih sulit untuk mencetak gol. Apakah karena kualitas naluri gol dia kurang tinggi atau faktor apa," tegasnya.
David da Silva gabung Persib pada putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022 dan langsung mencetak tujuh gol dalam 15 laga.
Musim selanjutnya, eks penyerang Persebaya Surabaya itu mengemas 24 gol dan lima assist untuk mengantarkan Persib juara BRI Liga 1 2022/2023.
Semusim berselang, David da Silva makin menggila dengan menorehkan 30 gol dan delapan assist dalam 34 laga sekaligus mengantarkan Persib menjadi juara secara back to back.
"Kalau ramon lebih tenang di depan, fokus ke depan, apalagi dia sebagai goal getter harusnya banyak gol. DDS pernah juga waktu dulu, waktu dia tandem sama Gastener dia juga enggak produktif," lanjut Sutiono.
Sutiono berharap Ramon kian menemukan bentuk ketajaman terbaiknya. Dia juga memandang dukungan dari lini kedua jadi faktor krusial lainnya bagi seorang penyerang.
"Khusus pemain depan, mungkin butuh dukungan , butuh karakter tipe ini harus dia bikin goalnya seperti apa. Mungkin ini yang harus dipelajari. Kalau striker sudah bikin gol, percaya diri akhirnya naluri golnya muncul. Tapi kalau dia semakin sulit, susah juga," pungkas Sutiono.***
Editor : Bsafaat

