Jelang Ramadan 1446 H, Disdagkoperin Cimahi Sebut Harga Cabai Rawit Hijau dan Minyak Goreng Alami Kenaikan

Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi memastikan pasokan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) jelang bulan suci Ramadan 1446 H terpantau aman.

Jelang Ramadan 1446 H, Disdagkoperin Cimahi Sebut Harga Cabai Rawit Hijau dan Minyak Goreng Alami Kenaikan

INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi memastikan pasokan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) jelang bulan suci Ramadan 1446 H terpantau aman.

Meski begitu, pihaknya tak memungkiri terdapat sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga.

"Pantauan kami di lapangan kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai rawit hijau dan minyak goreng. Kalau untuk gas elpiji 3 kilo gram tetap tersedia tanpa kendala," kata Kepala Bidang Perdagangan Disdagkoperin Kota Cimahi, Indra Bagjana, Kamis 13 Februari 2025.

Menurutnya, kenaikan komoditas cabai rawit hijau ini masih dalam batas yang wajar. Saat ini, harga cabai berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

"Selain cabai, kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng. Kenaikan harga minyak kemasan berkisar antara 10-15 persen dibandingkan harga normal," tuturnya.

Indra menjelaskan, kenaikan minyak goreng tersebut dipengaruhi naiknya harga crude palm oil (CPO) dunia yang menyebabkan banyak produsen lebih memilih mengekspor minyak daripada menjualnya di dalam negeri.

"Tapi hingga saat ini pasokan minyak goreng masih mencukupi. Pasar tradisional masih dapat mengelola kenaikan harga dan stoknya masih tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran," ujarnya. 

"Menghadapi bulan puasa dan Lebaran, biasanya memang ada kecenderungan kenaikan harga, namun sejauh ini kenaikan yang terjadi masih dalam batas wajar," tambahnya.

Terkait dengan gas, Indra tak menampik pihaknya masih menemukan antrean warga yang ingin membeli gas elpiji 3 kg beberapa waktu. Menurutnya, hal tersebut terjadi akibat perubahan pola distribusi, namun saat ini kondisinya telah kembali normal.

"Saat ini, harga gas elpiji masih stabil di angka Rp16.600 per tabung ukuran 3 kilogram," katanya.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan ketersediaan gasl elpiji 3 kg lantaran pembelian bisa langsung dilakukan di pangkalan tanpa ada persyaratan khusus.

"Secara keseluruhan, stok gas, minyak, dan bahan pokok lainnya menjelang puasa masih cukup aman, dan tidak ada kelangkaan yang berarti," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani