Jelang Ramadan, Disperdagin Kabupaten Bandung Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali
Diperdagin Kabupaten Bandung memastikan ketersedian pangan atau bahan pokok menjelang Ramadan tahun 2026 aman dan terkendali
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriyah/2026, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah, memastikan stok komoditas pangan atau bahan pokok aman.
Dicky mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan di sembilan pasar yang dikelola pemerintah daerah. Dari hasil pemantauan tersebut, 14 komoditas pangan strategis terpantau tersedia dan tidak mengalami kelangkaan jelang Ramadan tahun ini.
“Menghadapi Ramadan, kami sudah melakukan pemantauan di sembilan pasar. Stok komoditas pangan saat ini aman dan tidak ada kelangkaan,” kata Dicky, Jumat (6/2/2026).
Selain ketersediaan, Disperdagin juga rutin memantau perkembangan harga melalui aplikasi Sibapokting (Sistem Informasi Bahan Pokok Penting) yang dapat diakses masyarakat secara realtime. Saat ini, harga beras medium di sembilan pasar terpantau fluktuatif seiring meningkatnya permintaan jelang Ramadan, dengan harga rata-rata Rp13.200 per kilogram.
Untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, Disperdagin Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Bulog serta kelompok petani agar distribusi komoditas tetap merata.
Dicky juga menyoroti upaya pengendalian harga Minyakita agar sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Setelah menjalin kerja sama dengan ID Food, Minyakita kini dapat disuplai ke pasar di bawah HET, sehingga pedagang dapat menjual sesuai ketentuan, yakni Rp15.700 per liter.
“Alhamdulillah, Minyakita sekarang bisa dijual sesuai HET setelah disuplai langsung oleh ID Food,” ujarnya.
Sementara itu, harga telur ayam ras meski mengalami peningkatan permintaan, masih relatif stabil di kisaran Rp28.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam ras dijual rata-rata Rp36.000 per kilogram dan belum menunjukkan kenaikan signifikan.
Menghadapi musim hujan dan cuaca ekstrem, Disperdagin juga berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung untuk mengantisipasi gangguan pasokan akibat jadwal panen. Hasil koordinasi menunjukkan prediksi panen tidak berdampak signifikan terhadap harga komoditas.
Memasuki Ramadan, Disperdagin Kabupaten Bandung juga menyiapkan program Operasi Pasar Murah (OPM). Pada tahap pertama, sebanyak 5.700 paket bahan pokok murah akan disalurkan ke Kecamatan Rancaekek, Cangkuang, dan Cikancung.
Paket tersebut berisi komoditas premium seperti beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu. Selanjutnya, OPM akan digelar secara bergiliran di puluhan kecamatan lainnya di Kabupaten Bandung.
Editor : Ahmad Sayuti
