Jelang Tahun Baru, Satlantas Polresta Bogor Kota Sebar Personel di 51 Titik dan Larang Mobil Box Bawa Penumpang
Mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas menjelang serta saat pergantian tahun, Satlantas Polresta Bogor Kota akan menyebar petugas tim pengurai kemacetan di 51 titik Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas menjelang serta saat pergantian tahun, Satlantas Polresta Bogor Kota akan menyebar petugas tim pengurai kemacetan di 51 titik Kota Bogor.
Selain itu untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas kendaraan bak terbuka yang mengangkut penumpang memasuki Kota Bogor pada malam pergantian tahun baru 2025.
Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Ardi Wibowo menuturkan, pihaknya akan menyebar petugas di 51 titik untuk mengantisipasi kemacetan saat malam tahun baru di Kota Bogor. Tim pengurai kemacetan juga disiagakan untuk membantu secara mobile untuk mengatur arus lalin.
"Untuk penempatan personil sendiri di jajaran kami dari Polresta Bogor Kota, untuk titik penegakan dan pengaturan (gatur) lalu lintas yang disiapkan. Memang terhitung ada 51 titik gatur, di mana itu termasuk titik titik yang krusial, yang urgen. Mengantisipasi (kemacetan), khususnya nanti pada saat malam tahun baru," kata Ardi, Senin 30 Desember 2024.
Ardi menjelaskan, termasuk menyiapkan tim urai dari jajaran lalu lintas, yang mana nanti memang tugasnya saat Polresta Bogor Kota menerima ataupun mendapatkan informasi terjadi kepadatan yang signifikan, tim dikerahkan tim urai untuk bisa membantu mengurai kepadatan tersebut.
"Ya, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional. Pengalihan arus akan diterapkan untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalur Sistem Satu Arah (SSA) atau lingkar Kebun Raya dan Istana Bogor. Jadi nanti untuk penutupan arusnya situasional ya, untuk misalkan terjadi kepadatan di Kota Bogor, khususnya yang menggunakan Gate Bogor (Tol Jagorawi). Yang pertama mungkin yang keluar dari Gate Bogor, dari jalur pacu menggunakan Gate Bogor, akan mungkin kami alihkan dulu, kami alihkan ke wilayah timur, supaya tidak terjadi penumpukan di SSA," jelas Ardi.
"Namun demikian, memang sesuatunya situasional, namun demikian kalau memang tidak terjadi kepadatan yang signifikan, kita tetap berlakukan jalur seperti normalnya biasa," tambah Ardi.
Sementara itu, KBO Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Lukito memaparkan Satlantas Polresta Bogor Kota melarang kendaraan bak terbuka yang mengangkut penumpang memasuki Kota Bogor pada malam pergantian Tahun Baru 2025. Larangan ini diberlakukan untuk mengantisipasi kemacetan dan mencegah risiko kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi saat perayaan tahun baru.
"Kendaraan bak terbuka yang membawa penumpang tidak boleh masuk Kota Bogor. Nantinya, kami akan melakukan penyekatan di beberapa titik seperti Ciawi, Yasmin dan Simpang Lotte Grosir. Jika ditemukan kendaraan bak terbuka yang mengangkut penumpang, terutama untuk pawai, pengendara diminta berputar balik," terangnya.
Lukito menegaskan, polisi juga mengantisipasi penumpukan massa di beberapa lokasi yang biasa menjadi titik berkumpul masyarakat untuk menyambut pergantian tahun, seperti Tugu Kujang, Alun-Alun Bogor, Lapangan Sempur dan Simpang Air Mancur.
"Jadi kami mengimbau masyarakat lebih baik menunggu pelepasan tahun di rumah masing-masing, daripada berbondong bondong keluar yang dampaknya pertama bikin macet, kedua biasanya tingkat laka lantas tinggi di malam tahun baru karena saking padatnya banyak terjadi kecelakaan," jelasnya Lukito.
Lukito membeberkan, bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kendaraan pribadi untuk memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan dan memeriksa kondisi kendaraan.
"Kalau mau keluar menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat persiapkan surat-surat, cek kendaraannya, jangan sampai terjadi sesuatu di jalan," pungkas Lukito.
Editor : Doni Ramdhani
