Jenal Mutaqin Pimpin Aksi Bersih Sungai Ciliwung, 10,2 Ton Sampah Berhasil Diangkat

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memimpin aksi bersih Sungai Ciliwung di Kampung Bebek. Sebanyak 10,2 ton sampah berhasil diangkat bersama komunitas dan masy

Jenal Mutaqin Pimpin Aksi Bersih Sungai Ciliwung, 10,2 Ton Sampah Berhasil Diangkat
Aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung yang dipimpin Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bersama pesepeda, pelajar, masyarakat dan ASN Pemkot Bogor pada Sabtu (18/7/2026).

INILAHKORAN.ID – Aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung di kawasan Kampung Bebek, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, berhasil mengangkat 10,2 ton sampah. Kegiatan yang dipimpin Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin itu melibatkan komunitas lingkungan, pesepeda, pelajar, dan masyarakat.

Perwakilan River Defender dan Saung Alkesa, Suparno Jumar, mengatakan total sampah yang berhasil diangkut dari kawasan Sungai Ciliwung mencapai 10,2 ton.

"Jadi hasil kegiatan bersama Bapak Jenal Mutaqin, komunitas remaja, para pesepeda, pelajar dan masyarakat berhasil mengangkat 10,2 ton sampah dari Sungai Ciliwung," ujar Suparno saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).

Jenal Mutaqin menjelaskan, aksi bersih sungai tersebut menjadi bagian dari kegiatan Gowes Gowes Santai (GGS) yang digelar pada Sabtu (18/7/2026) dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026.

Puluhan pesepeda memulai perjalanan dari Balai Kota Bogor menuju Kampung Bebek. Setibanya di lokasi, mereka mengikuti apel sebelum bersama-sama turun ke bantaran Sungai Ciliwung untuk mengumpulkan sampah.

"Kami mulai pukul 07.00 WIB. Puluhan pesepeda berangkat dari Balai Kota Bogor menuju Kampung Bebek, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara. Setibanya di lokasi, para pesepeda mengikuti apel dan langsung terjun ke bantaran Sungai Ciliwung untuk mengambil sampah," kata Jenal.

Menurut Jenal, kondisi debit air saat ini memperlihatkan masih banyak sampah yang menumpuk di aliran Sungai Ciliwung. Karena itu, penanganan persoalan sampah tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Tidak mungkin cukup satu hari dan tidak mungkin pemerintah sendiri. Maka kami libatkan semua, termasuk pecinta sepeda," tuturnya.

Ia menambahkan, upaya membersihkan sungai harus dilakukan secara berkelanjutan, dimulai dari kawasan hulu hingga hilir. Aksi tersebut juga menjadi bagian dari program penanganan sampah yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Bogor.

Selain itu, kegiatan Bersih Sungai Ciliwung juga digelar dalam rangka menyambut Hari Sungai Sedunia yang diperingati setiap 27 Juli, sekaligus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan.***


Editor : JakaPermana