Juventus vs Atletico: Lagi, Drama Comeback?

Sudah dua klub mencatatkan comeback hebat di babak 16 besar Liga Champions Eropa. Akankah Juventus jadi yang ketiga?

Juventus vs Atletico: Lagi, Drama Comeback?
Juventus mengincar comeback saat meladeni Atletico Madrid di Allianz Stadium, Rabu (13/3) dini hari
INILAH, Turin- Sudah dua klub mencatatkan comeback hebat di babak 16 besar Liga Champions Eropa. Akankah Juventus jadi yang ketiga?
 
Manchester United dan Ajax Amsterdam bak membalikkan segala prediksi. Mereka melaju ke perempatfinal setelah takluk pada leg pertama. Man United menyingkirkan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain sementara Ajax menendang sang juara bertahan, Real Madrid.
 
Maka, Juventus benar-benar harus mengambil inspirasi dari dua klub itu ketika meladeni Atletico Madrid di Allianz Stadium, Rabu (13/3) dini hari WIB. Ini leg kedua, dan Si Nyonya Tua dalam posisi tertinggal 0-2.
 
"Ajax kalah di kandang, tapi bisa menyingkirkan Real Madrid, begitu pula Manchester United dengan Paris Saint-Germain, jadi kenapa kami tak boleh percaya kalau kami bisa melakukannya?" kata kiper Wojciech Szczesny.
 
Ya, Juventus seharusnya bisa membalikkan keadaan jika melihat kualitas pemain yang ada. Bahkan, mereka punya seorang Cristiano Ronaldo sang 'raja' di pentas paling bergengsi Eropa ini.
 
Ronaldo meminta para fans untuk berpikir positif. Secara pribadi, dia sangat meyakini Juventus bisa membalikkan situasi.
 
"Saya ingin mengatakan kepada fans pada Selasa malam, mari berpikir positif, mari percaya. Itu (comeback) mungkin, tapi kami butuh bantuan Anda untuk membuat stadion penuh dukungan indah, semuanya bersama-sama," tegasnya.
 
"Kami butuh bantuan Anda, sama seperti kami melakukan tugas di atas lapangan, berusaha mencetak banyak gol dan memenangkan pertandingan dan untuk itu kami butuh bantuan Anda. Bersiap untuk comeback!" 
 
Bagi Ronaldo dan para penggawa Juventus, problem terbesar yang harus dihadapi adalah kokohnya lini pertahanan Atletico. Pada pertemuan pertama lalu, Juventus benar-benar tak berdaya meladeni gaya bermain skuat besutan Diego Simeone itu.
 
Atletico  bertahan dengan solid. Mereka melakukan pressing ketat, organisasi permainan yang rapi, serta serangan balik mematikan. Dua gol Atletico, berawal dari proses counter attack.
 
Pelatih Massimilliano Allegri menegaskan timnya bakal habis-habisan memenangi laga. Sayangnya, sebelum laga berlangsung dia sudah bicara soal kegagalan.
 
"Secara keseluruhan level di Liga Champions meningkat dan pada hari Selasa kami akan berusaha sebaik mungkin. Kalau lolos, maka bagus, tapi kalau tidak kami akan coba lagi tahun depan," pungkasnya.
 
Di kubu Atletico, Pelatih Diego Simeone tampaknya akan tetap mempertahankan patron 4-4-2. Dua penggawa inti, Diego Costa dan Thomas Partey absen karena skorsing.
 
Tapi Los Rojiblancos punya kedalaman skuat oke. Saul dan Kolek akan jadi duo jenderal di lini tengah dengan Thomas Lemar beroperasi di lini sayap.
 
Dengan skema counter attack, Atletico mengandalkan Antonie Griezmann. Sementara peran Alvaro Morata, lebih kepada mengganggu organisasi pertahanan
Juventus dengan pergerakan tanpa bola. (bsf)
 


Editor : inilahkoran