Kabag Pembangunan "Pede" Proyek Pasar Rp15 Milliar Akan Selesai Akhir Tahun Ini

Pemkab Cirebon memastikan proyek Pasar Palimanan terus berjalan sesuai rencana, dengan evaluasi menyeluruh yang akan dilakukan pada pertengahan bulan Desember 2024. Demikian dikatakan Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Cirebon,  Komarudin.

Kabag Pembangunan "Pede" Proyek Pasar Rp15 Milliar Akan Selesai Akhir Tahun Ini

INILAHKORAN, Cirebon - Kabarnya, pembangunan Pasar Palimanan  Cirebon senilai Rp. 15 milliar telah mencapai 80 persen. 

Pemkab Cirebon memastikan proyek Pasar Palimanan terus berjalan sesuai rencana, dengan evaluasi menyeluruh yang akan dilakukan pada pertengahan bulan Desember 2024. Demikian dikatakan Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Cirebon,  Komarudin.

Menurutnya, progres yang dicapai saat ini fokus pada pengerjaan kios-kios di lantai dua. Sementara itu, lantai satu direncanakan akan difungsikan sebagai area parkir pada tahap pembangunan selanjutnya.

“Progres pembangunan saat ini sudah 80 persen, khusus untuk kios-kios di lantai dua. Lantai satu akan digunakan sebagai area parkir, namun pengerjaannya baru akan dilanjutkan tahun depan,” ungkapnya, Selasa 3 Desember 2024.

Dia mengaku, pengecekan terbaru yang dilakukan mencakup pengerjaan kios di sisi barat dan timur pasar. Komarudin menyebut, hasil peninjauan ini akan menjadi bahan diskusi dalam rapat koordinasi bersama konsultan proyek dan pihak terkait lainnya.

“Evaluasi menyeluruh akan dilakukan dalam rapat koordinasi. Di sana akan dibahas apakah pelaksanaan proyek sudah sesuai target atau perlu perbaikan,” ungkapnya.

Terkait ada informasi mengenai laporan konsultan yang disebut tidak sesuai progres,dia mengaku tidak tahu. Namun pihaknya akan melakukan pengecekan ulang dan menyampaikan hasilnya dalam rapat evaluasi.

“Jika ada ketidaksesuaian, tentu akan kami bahas dengan semua pihak, termasuk kejaksaan yang turut melakukan pendampingan. Evaluasi akan melihat perkembangan proyek sejak awal hingga sekarang,” ucapnya.

Sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi baik dari Kabid Pasar Diperindag Kabupaten Cirebon, Ardiles. Begitupun Kadisperindag Kabupaten Cirebon, Dadan Raiman. Beberapa kali dihubungi maupun datang ke kantornya, selalu tidak ada di tempat.

Namun isyu yang beredar santer dilapangan menyebutkan, diduga laporan progres tersebut asal main tembak saja. Karena kalau saja sudah di angka 80 persen, pekerjaan berarti tinggal finishing saja.

Tapi kenyataannya, satu lokal dari total tiga lokal pekerjaan yang sampai saat ini belum dikerjakan. Lokal tersebut berada dilokasi paling depan. Sementara dua lokal lagi, ternyata sampai saat ini belum selesai.

"Saya yakin pasti mangkrak. Ini diduga bisa jadi proyek pataraksa ke dua. Kalau begini, kedepan mana mau Provinsi Jabar menurunkan bantuan lagi. Kadis dan Kabid serta rekanan harus tanggung jawab kalau ini memang mangkrak," ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. 


Editor : Ahmad Sayuti