Kader Internal Gerindra Kota Bogor Jenal Mutaqin Daftar Penjaringan Cawalkot, Akui Kesempatan Dapat Rekomendasi 200 Persen

Kader Internal Gerindra Kota Bogor Jenal Mutaqin Daftar Penjaringan Cawalkot, Akui Kesempatan Dapat Rekomendasi 200 Persen
Kedatangan Jenal Mutaqin diiringi rombongan para ketua PAC Gerindra, pimpinan sayap partai Gerindra Kota Bogor dan beberapa anggota DPRD Kota Bogor. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Kader terbaik Gerindra Kota Bogor Jenal Mutaqin mendaftar penjaringan Calon Wali Kota (Cawalkot) di DPC Partai Gerindra Kota Bogor, Kamis 2 Mei 2024. 

Kedatangan Jenal Mutaqin diiringi rombongan para ketua PAC Gerindra, pimpinan sayap partai Gerindra Kota Bogor dan beberapa anggota DPRD Kota Bogor.

Diketahui, kesempatan kader internal Gerindra Kota Bogor mendapatkan rekomendasi sangat besar sesuai pernyataan Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menyebutkan secara umum hasil rapat koordinasi nasional Partai Gerindra, mengamanatkan para kader internal menjadi calon gubernur, calon bupati maupun calon wali kota.

"Jadi saya sakit dua minggu di rumah sakit karena tipes dan baru sekarang mengambil formulir, insya Allah dalam dua hari akan dikembalikan sesuai dengan persyaratan yang diperintahkan oleh DPC Gerindra Kota Bogor," kata Jenal Mutaqin usai pendaftaran.

Jenal Mutaqin melanjutkan, terkait banyaknya calon eksternal daftar ke DPC Gerindra Kota Bogor, hal itu dianggap sesuatu baik. Karena ini mencerminkan bahwa Partai Gerindra sangat dilirik oleh para tokoh dan Bacawalkot Bogor.

"Ya, justru kami menganggap baik, banyak para bakal calon yang daftar dalam penjaringan DPC Gerindra Kota Bogor. Ini bukti bahwa partai kami masih dilirik dan masih seksi di kalangan para Bacawalkot. Tentu ini akan menjadi nilai positif bagi saya sebagai kader dan bukan jadi penghambat. Bila perlu kita berkolaborasi bersama-sama agar eksternal dan kader internal bisa memperkuat Gerindra, kami harusnya bisa bersama-sama berkomunikasi membangun kota Bogor untuk lebih baik lagi," paparnya.

"Tentunya sekali lagi bahwa tidak menjadi kota notasi negatif, banyak calon yang mendaftar. Malah menjadi isu baik partai Gerindra ini yang saya sebagai kader internal, memacu untuk berkembang lagi Gerindra di Kota Bogor," tambah Jenal Mutaqin.

Jenal menjelaskan, dirinya optimis bisa meraih rekomendasi, karena arahan DPP untuk Pilkada 2024 ini harus kader internal yang maju kontestasi Pilkada. 

"Saya berharap mudah-mudahan seperti itu adanya. Karena diprioritaskan kader Gerindra dan yang sudah ikut kaderisasi di Hambalang, ketika ditunjuk untuk maju kader internal, saya yang sudah maju siap mendaftar di Gerindra dan ada track record 15 tahun yang kami bangun di DPRD. Saya mudah-mudahan mendapat restu dari 08 (Prabowo Subianto)," jelas pria yang akrab disapa JM.

JM membeberkan, secara psikologis sangat bagus, hari ini teman PAC mengantarkan dirinya dan kebetulan munculnya JM maju itu dari internal bukan dari eksternal. Gerindra ada sosok yang diharapkan untuk ikut kontestasi dari partai Gerindra. Otomatis harapan itu dipersatukan.

"Hari ini mereka (PAC) mengantar saya mengambil formulir, ada anggota dewan dan ketua sayap partai yang ikut mengantar saya hari ini. Saya berpikir soal visi misi, saya di DPRD 15 tahun, rasanya saya mengetahui permasalahan di Kota Bogor ada hal-hal yang perlu diperhatikan diselesaikan. Singkatnya adalah dibawah kepemimpinan Bima Arya yang sudah 10 tahun menjabat, ketika kita ada didalam, apalagi saya mengesahkan anggaran banyak hal-hal yang banyak kekurangan," bebernya.

"Kalau terpilih, saya lebih awal menyelesaikan prioritas 10 tahun pak Bima. Karena kan ada RPJPD dan RPJMD, tentunya pembangunan tidak lepas dari jangka panjang dan jangka menengah. Banyak narasi Bacawalkot, tapi pada akhirnya akan mengikuti RPJMD Dan RPJPD yang sudah ada," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bogor, Sopian memaparkan, hari ini ada kader internal yang daftar penjaringan Cawalkot Bogor. Total sampai hari ini sudah ada 5 orang yang mendaftar. Internal daftar, tetapi  dirinya tetap akan melihat survei dan nanti dilihat hasilnya.

"Jadi kami belum ada pleno. Nanti dilihat apakah internal maju atau bagaimana. Ya, untuk target internal maju Piwalkot 2024 ini. Sangat tinggi kami memprioritaskan. Kami 100 persen untuk Internal. Kalau bisa 200 persen, karena prioritas," terang Sopian.

"Kami pengalaman tahun 2013 mengusung kader orang, dan kader orang lagi. Saat ini, lebih baik kami maju dan menang kalah biasa. Kalau kader lain atau eksternal, akhirnya tidak terakomodir aspirasi, tidak dapat apa-apa. Itu, kalau mengusung kader eksternal," pungkas Sopian. (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani