Kadinkes Jabar Klaim Ribuan Faskes Siaga, Kawal Kesehatan Petugas KPPS

Kadineks Jbar Vini Adiani Dewi mengklaim, ribuan fasilitas kesehatan (Faskes) siaga, untuk mengawal petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pemilu 2024.

Kadinkes Jabar Klaim Ribuan Faskes Siaga, Kawal Kesehatan Petugas KPPS
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengklaim, ribuan fasilitas kesehatan (Faskes) siaga, untuk mengawal petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pemilu 2024.

1.100 Puskesmas dan 415 rumah sakit di seluruh Jawa Barat kata Vini, siap mengkover kejadian tidak terduga, khususnya masalah kesehatan petugas KPPS yang kelelahan di masa penghitungan suara pada saat ini.

Kendati dia tidak menampik, jika pihaknya kecolongan seiring dengan tumbangnya sejumlah anggota KPPS akibat kelelahan bahkan telah ada yang meninggal dunia. Sebab sejatinya sejak awal kata dia, telah dicoba diantisipasi. Salah satunya dengan membuat surat edaran pada pemerintah kabupaten/kota, untuk memastikan kesehatan jasmani petugas KPPS di Jawa Barat.

"Itu semuanya sudah diberikan (arahan) antisipasi. Tapi memang dalam kenyataannya mungkin ada juga yang berkegiatan lebih tinggi, tapi kita doakan saja karena usaha sudah maksimal," tulis Vini dalam pesan singkatnya, Sabtu 17 Februari 2024 kemarin.

Sejauh ini, kata Vini, secara total pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu di seluruh Jawa Barat yang melakukan pemeriksaan dan berobat, adalah sebanyak 2.602 orang.

"Kebanyakan KPPS ada juga panitia, linmas, saksi dan pengawas, tapi ada juga pemilih," terangnya.

Kasus terbanyak tambah Vini, adalah kepala pusing sebanyak 421, kemudian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) 138, demam 192, kemudian diare ada 126 kasus.

"Yang meninggal ada empat orang, sampai hari ini. Meninggalnya kami belum lihat (karena apa). Tapi diinformasikan memang ada penyakit jantung sebelumnya," ungkapnya.

Sementara KPU Provinsi Jawa Barat mencatat, setidaknya ada enam petugas dari KPPS dan satu orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) meninggal dunia dalam proses pemungutan suara Pemilu 2024.

KPU menyebutkan bahwa kebanyakan dari mereka, mengalami kelelahan saat melaksanakan tugas pemungutan suara.

Mereka yang meninggal dunia, merupakan anggota KPPS di Kabupaten Garut dua orang, satu orang di Kabupaten Tasikmalaya, satu orang di Kabupaten Sukabumi dan dua orang di Kabupaten Bogor. Sementara untuk anggota PPS yang meninggal, merupakan petugas PPS dari Kabupaten Tasikmalaya.

Diketahui, Pemilu 2024 meliputi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI, Pemilu Anggota DPR RI, Pemilu Anggota DPD RI, pemilu anggota DPRD provinsi, dan pemilu anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.

Seturut Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti