Kaget dan Haru, Gilang Prayoga Evakuasi Sahabatnya Rusli Permana yang Wafat saat Hiking di Bukit Paniisan

Seorang pejabat Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) bernama Rusli Permana dikabarkan meninggal dunia saat hiking atau mendaki Bukit Paniisan, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang pada Minggu 30 November 2025 kemarin.

Kaget dan Haru, Gilang Prayoga Evakuasi Sahabatnya Rusli Permana yang Wafat saat Hiking di Bukit Paniisan
Rusli Permana yang menjabat sebagai Kasubid Pemanfaatan dan Pengamanan pada BPKAD Kabupaten Bogor diketahui beberapa kali mengeluh sakit pada bagian dada. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Seorang pejabat Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) bernama Rusli Permana dikabarkan meninggal dunia saat hiking atau mendaki Bukit Paniisan, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang pada Minggu 30 November 2025 kemarin.

Rusli Permana yang menjabat sebagai Kasubid Pemanfaatan dan Pengamanan pada BPKAD Kabupaten Bogor diketahui beberapa kali mengeluh sakit pada bagian dada.

Waktu tempuh hiking Bukit Paniisan yang memiliki ketinggian 824 mdpl pun terasa lebih lama oleh saksi pelapor. Padahal pada waktu normal, waktu tempuh pulang pergi hanya sekitar 4-6 jam saja.

"Menurut keterangan saksi pelapor sewaktu diperjalanan menuju puncak Bukit Paniisan, beberapa kali korban mengeluh sakit pada bagian dada dan ketika jalan korban selalu beristirahat karena merasakan sakit di bagian dada yang terus terasa kemudian korban pingsan tidak sadarkan diri," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor Gilang Prayoga kepada wartawan, Senin 1 Desember 2025.

Gilang Prayoga yang memimpin evakuasi Rusli Permana pun terpukul atas 'kepergian' sahabatnya tersebut.

Apalagi, beberapa saat setelah pingsan korban Rusli Permana masih dinyatakan hidup.

Ia juga tidak mengetahui persis, apakah ssbelumnya korban Rusli Permana pernah hiking baik ke Bukit Paniisan atau bukit maupun gunung lainnya.

"Namun, saat masih di lokasi dan setelah di cek kembali oleh saksi, ternyata tidak ada nadi dan saksi pelapor langsung mencari bantuan kepada masyarakat dan kami selaku BPBD," tutur Gilang Prayoga.

Ia menjelaskan, sebelum dibawa ke rumah duka di Desa Tlajung Udik  Gunung Putri. Korban Rusli Permana dibawa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor ke RS EMC Sentul City.

"Setelah dipastikan meninggal dunia, jasad Rusli Permana pun dibawa ke rumah duka dengan mobil ambulance RS EMC Sentul City," jelasnya.

Gilang Prayoga melanjutkan, selama mengenal Rusli Permana ia mengenangnya sebagai sosok yang baik, saleh, dan profesional dalam bekerja. (Reza Zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani